NASIONAL
900 Karyawan Sanken di-PHK, Pesangon Hanya 2,6 Kali Ketentuan
AKTUALITAS.ID – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menyoroti penutupan pabrik PT Sanken Indonesia yang menyebabkan sekitar 900 pekerja di-PHK. Ia juga menyoroti besaran pesangon yang dinilai tidak sesuai.
“Dengan demikian, ditutupnya pabrik Sanken di Indonesia telah mengakibatkan 900 orang buruh kehilangan pekerjaan dengan masa kerja rata-rata 15 tahun dengan usia pekerja 30-40 tahun yang bisa dipastikan akan sulit mencari kerja pasca di-PHK,” ungkap Said Iqbal dalam keterangan tertulis, Sabtu (23/2/2025).
Said Iqbal juga menyoroti besaran pesangon yang diterima karyawan. Menurutnya, PT Sanken Indonesia hanya memberikan pesangon kepada karyawannya sebesar 2,6 kali dari ketentuan perundang-undangan.
“PT Sanken Indonesia, yang berasal dari Jepang, telah sepakat untuk memberikan pesangon kepada karyawannya sebesar 2,6 kali dari ketentuan perundang-undangan, yang merupakan 1,6 kali lebih besar dari ketentuan minimum yang berlaku,” tuturnya.
Pihaknya masih terus bernegosiasi dengan manajemen perusahaan terkait besaran pesangon serta hak-hak lain yang akan diterima oleh karyawan yang terdampak. Serikat pekerja masih mengupayakan pesangon di atas 3 kali ketentuan perundang-undangan.
“Perundingan antara serikat pekerja FSPMI-KSPI dengan manajemen perusahaan masih terus berlangsung dan kedua belah pihak bersepakat tidak akan melibatkan pihak ketiga termasuk pemerintah dalam perundingan internal ini,” kata Said Iqbal.
Lebih lanjut, Said Iqbal menyampaikan bahwa PHK yang terjadi di PT Sanken Indonesia merupakan sinyal bahaya yang menunjukkan adanya ancaman PHK terhadap puluhan ribu karyawan di sektor industri elektronik dan elektrik.
“PHK hampir 1.000-an buruh PT Sanken Indonesia ini (perusahaan asing Jepang) di awal tahun 2025 merupakan alarm darurat ancaman PHK puluhan ribu karyawan di sektor industri elektronik elektrik,” 1 ujarnya. (Mun/Aribowo)
-
DUNIA27/01/2026 15:00 WIBKapal Induk AS Tiba di Timur Tengah, Kemlu Iran: Agresi Washington Akan Berakhir Menyakitkan
-
DUNIA27/01/2026 12:00 WIBArmada Perang Merapat, Jenderal AS Sebut Rencana Serangan ke Iran Bakal ‘Singkat dan Cepat’
-
POLITIK27/01/2026 13:00 WIBUtut Sebut Ada Pimpinan Komisi I DPR Bakal Masuk Kabinet Prabowo, Siapakah Dia?
-
JABODETABEK27/01/2026 16:00 WIBSoal Penangkapan Pedagang Es Gabus, Anggota TNI-Polri Beri Klarifikasi
-
POLITIK27/01/2026 11:00 WIBSarat Negosiasi Politik, RUU Pemilu Dinilai Hanya Untungkan Kelompok Elit
-
RAGAM27/01/2026 14:30 WIBWaspada! 14 Wilayah di Indonesia Terancam Gempa Megathrust
-
POLITIK27/01/2026 17:30 WIB9 Nama Disetujui Jadi Anggota Ombudsman 2026-2031, Dalam Rapat Paripurna DPR RI
-
NUSANTARA27/01/2026 11:30 WIBKecanduan Judol, Camat Medan Maimun Tega Kuras Kartu Kredit Pemda

















