NASIONAL
Usai Kunjungan ke Jokowi, Luhut Ingatkan Kritik Tanpa Data Bisa Rusak Demokrasi
AKTUALITAS.ID – Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, menyampaikan pesan penting terkait kritik terhadap mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Usai bersilaturahmi dengan Jokowi di kediamannya di Solo pada hari pertama Lebaran, Senin (31/3/2025), Luhut menekankan pentingnya menyampaikan kritik dengan data yang jelas dan menghindari prasangka buruk.
“Jangan berburuk sangka, saya saksi hidup sebagai pembantu Pak Jokowi selama sepuluh tahun,” ujar Luhut, menegaskan bahwa selama mendampingi Jokowi, ia tidak melihat adanya pelanggaran konstitusi yang dilakukan.
Lebih lanjut, Luhut mengingatkan kebebasan demokrasi harus tetap menjunjung tinggi budaya sopan santun bangsa. Ia juga mengimbau masyarakat untuk memberikan kesempatan kepada pemerintahan yang baru di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto untuk bekerja demi kesejahteraan rakyat.
“Pengamat tanpa data jelas membuat keruh pemerintah. Kita beri kesempatan Pak Prabowo memimpin,” tegasnya.
Luhut juga menyinggung soal program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sempat menuai kritik. Menurutnya, program tersebut kini sudah berjalan, dan ia mengajak masyarakat untuk kompak memberikan dukungan kepada pemerintah.
Kunjungan Luhut ke kediaman Jokowi didampingi oleh sang istri, Devi Simatupang Pandjaitan. Mereka tiba sekitar pukul 11.37 WIB dan disambut oleh ajudan Jokowi. Pertemuan antara Luhut, istri, Jokowi, dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo berlangsung secara tertutup.
Sebelumnya, Jokowi memang tidak menggelar acara open house di Solo pada Lebaran kali ini. Namun, ia tetap menerima kedatangan sejumlah tamu, termasuk Luhut Binsar Pandjaitan. Pesan yang disampaikan Luhut ini menjadi perhatian, terutama dalam konteks transisi pemerintahan dan dinamika kritik di ruang publik. (Mun/Yan Kusuma)
-
RIAU30/08/2026 18:30 WIBPisah Haru Mahasiswa KKN UIN Suska Riau di Desa Muntai Barat
-
NUSANTARA30/08/2026 17:00 WIBManager Koperasi Mesuji Ditangkap di Lubuklinggau, Diduga Gelapkan Rp600 Juta
-
DUNIA30/08/2026 18:00 WIBNepal Minta Meta dan TikTok Hapus Konten AI Banjir
-
NASIONAL30/08/2026 19:00 WIBKPK Bongkar Dugaan Korupsi di Dinas Pendidikan
-
DUNIA30/08/2026 16:00 WIBAI Jadi ‘Mata Kedua’ Dokter Bedah Otak
-
NASIONAL30/08/2026 23:00 WIBKPK: RUU Perampasan Aset Harus Segera Disahkan
-
DUNIA30/08/2026 21:00 WIB27 Orang Tewas dalam Tragedi Ledakan Usai Serangan Drone Rusia
-
OASE31/08/2026 05:00 WIBAl-Qur’an Mengatur Hidup dari Akidah hingga Politik