NASIONAL
Budi Karya Sumadi Buka Suara di Sidang Korupsi DJKA Medan
AKTUALITAS.ID – Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) kembali digelar di Pengadilan Negeri Medan.
Dalam persidangan tersebut, Jaksa Penuntut Umum menghadirkan sejumlah saksi dari kalangan pejabat negara. Salah satu saksi yang memberikan keterangan adalah mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, yang mengikuti sidang secara virtual.
Dalam keterangannya, Budi Karya Sumadi menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memberikan perintah terkait pengumpulan dana dalam proyek tersebut.
“Saya tidak pernah memerintahkan hal tersebut. Tidak ada arahan untuk pengumpulan dana,” ujarnya di hadapan majelis hakim.
Kasus ini merupakan bagian dari proses hukum atas dugaan korupsi proyek jalur kereta api di wilayah Medan pada periode 2021–2024. Sejumlah terdakwa telah dihadirkan dalam perkara ini, di antaranya Muhlis Hanggani Capah selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) serta Eddy Kurniawan Winarto dari pihak swasta.
Perkara ini sebelumnya juga mendapat perhatian dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang telah menetapkan sejumlah tersangka terkait dugaan pengaturan lelang proyek.
Sementara itu, ahli hukum pidana dari Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar, menilai kehadiran para saksi, termasuk mantan Menteri Perhubungan, merupakan bagian krusial dalam proses pembuktian di pengadilan.
“Saksi berkewajiban untuk hadir guna memberikan keterangan yang diperlukan dalam mengungkap fakta hukum,” ujarnya kepada wartawan.
Sidang akan kembali dilanjutkan dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi lainnya guna memperdalam fakta-fakta dalam perkara dugaan korupsi tersebut.
Perkembangan kasus ini menjadi sorotan publik, mengingat proyek infrastruktur perkeretaapian merupakan bagian penting dalam pembangunan transportasi nasional. (Bowo/Mun)
-
NASIONAL25/08/2026 13:00 WIBBank Mandiri Kena Serbu Netizen usai Bekukan Rekening Rp80,9 Juta
-
NASIONAL25/08/2026 11:00 WIBPrabowo Perintahkan Usut 4 Korporasi di Kalbar
-
DUNIA25/08/2026 12:00 WIBNetanyahu Diduga Sengaja Panaskan Gaza Demi Tunda Pemilu
-
NASIONAL25/08/2026 09:00 WIBBMKG Ungkap Asap Karhutla Kalimantan Bisa Menembus Negara Tetangga
-
NASIONAL25/08/2026 17:00 WIBMK Didesak Tegaskan Batas Masa Jabatan Kapolri
-
NUSANTARA25/08/2026 19:00 WIBGempa Flores 1992 Lebih Mematikan dari 2026
-
NASIONAL25/08/2026 14:00 WIBBNPB: NTT Diguncang 6.409 Gempa Susulan
-
RIAU25/08/2026 15:30 WIBTitik Api Pelalawan Turun 50%