Connect with us

NUSANTARA

Warga Bengkulu Hakimi Penculik Anak hingga Tewas

Aktualitas.id -

Ilustrasi foto: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Upaya penculikan terhadap seorang anak berusia 4 tahun di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, berakhir tragis. Terduga pelaku tewas di lokasi setelah menjadi sasaran amukan warga yang geram atas aksinya.

Peristiwa tersebut terjadi di Desa Lubuk Belimbing II, Kecamatan Sindang Beliti Ilir, pada Senin (27/4/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.

Terduga pelaku diketahui bernama Pirman Wahyudi (56), warga asal Palembang. Ia diduga berusaha membawa kabur seorang anak kecil di tengah kondisi desa yang sedang ramai aktivitas warga.

Aksi tersebut dengan cepat memicu kecurigaan. Sejumlah warga yang melihat korban ditarik paksa langsung berteriak meminta pertolongan, sehingga menarik perhatian warga lainnya.

Dalam hitungan menit, warga melakukan pengejaran terhadap pelaku. Situasi memanas ketika pelaku berhasil dikepung dan tidak dapat melarikan diri.

Amarah warga yang tersulut membuat situasi tak terkendali. Pelaku akhirnya tewas di lokasi kejadian sebelum sempat diamankan oleh aparat berwenang.

Selain pelaku utama, warga juga mengamankan seorang perempuan berinisial S A (60) yang diduga turut terlibat dalam aksi tersebut. Saat ini, perempuan tersebut telah diserahkan kepada pihak kepolisian dan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara itu, jenazah Pirman Wahyudi masih berada di RSUD Rejang Lebong dan belum dijemput oleh pihak keluarga.

Kejadian ini kembali menyoroti fenomena tindakan main hakim sendiri yang masih kerap terjadi di tengah masyarakat.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak mengambil tindakan di luar hukum. Warga diminta segera melaporkan setiap dugaan tindak kriminal kepada aparat agar dapat ditangani sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Meski aksi warga berhasil menggagalkan upaya penculikan dan menyelamatkan korban, insiden ini menjadi pengingat penting bahwa penegakan hukum tetap harus dilakukan oleh aparat demi mencegah jatuhnya korban jiwa. (Irawan/Mun)

Continue Reading

TRENDING

Exit mobile version