Connect with us

OASE

Surah Al-Fajr Ingatkan Kesombongan Manusia

Aktualitas.id -

Surah Al-Fajr Ingatkan Kesombongan Manusia, ilustrasi foto: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Surah Al-Fajr merupakan salah satu surah dalam Al-Qur’an yang memiliki pesan kuat tentang kepastian hari kebangkitan dan pengadilan Allah terhadap manusia. Surah ini terdiri dari sekitar 30 ayat dan termasuk dalam golongan surah Makkiyah karena diturunkan di kota Mecca.

Nama Al-Fajr sendiri berarti “fajar” atau waktu terbitnya cahaya di pagi hari, yang digunakan sebagai pembuka sumpah dalam ayat pertama surah tersebut.

Dalam Surah Al-Fajr, Allah mengingatkan manusia melalui kisah kehancuran sejumlah bangsa besar yang pernah hidup di masa lalu. Di antaranya adalah kaum ʿĀd, Thamūd, serta penguasa tiran Pharaoh.

Bangsa-bangsa tersebut dikenal memiliki kekuatan dan kekuasaan besar, namun akhirnya dibinasakan karena kesombongan dan penolakan mereka terhadap kebenaran.

Kisah ini menjadi peringatan bagi manusia agar tidak mengulangi kesalahan umat terdahulu.

Surah Al-Fajr juga menegaskan bahwa kekayaan bukanlah tanda kemuliaan seseorang di sisi Allah, begitu pula kemiskinan bukan berarti kehinaan.

Allah mengkritik pandangan keliru manusia yang menganggap kekayaan sebagai tanda keberkahan mutlak.

Sebaliknya, surah ini menyoroti perilaku manusia yang lalai terhadap anak yatim, enggan membantu orang miskin, dan terlalu mencintai harta benda.

Pada bagian akhir surah, Allah menggambarkan suasana hari kiamat ketika manusia menyadari kesalahan mereka, namun penyesalan tersebut sudah tidak lagi bermanfaat.

Pada saat itu, setiap orang akan mempertanggungjawabkan seluruh amal perbuatannya di hadapan Allah.

Surah Al-Fajr ditutup dengan gambaran indah tentang balasan bagi orang-orang yang beriman dan memiliki jiwa yang tenang.

Mereka akan dipanggil untuk kembali kepada Allah dalam keadaan ridha dan diridhai, serta dipersilakan masuk ke dalam surga-Nya.

Pesan spiritual dalam Surah Al-Fajr mengajarkan umat Islam untuk tidak terjebak dalam kesombongan dunia, melainkan memperkuat iman, kepedulian sosial, dan kesiapan menghadapi kehidupan akhirat. (Mun)

Continue Reading

TRENDING