POLITIK
Didukung 8 Parpol, Befa-Natan Siap Bertarung di Pilkada Papua Pegunungan
AKTUALITAS.ID – Bakal Calon Gubernur dan Bakal Calon Wakil Gubernur Befa Yigibalom dan Natan Pahabol telah mendapatkan dukungan dari beberapa partai politik untuk maju menjadi orang nomor satu di Provinsi Papua pegunungan.
Pasangan Befa-Natan didukung delapan partai politik, yaitu Nasdem, PKS, Perindo, Gerindra, PSI, Garuda, PBB, dan PKN. Dengan dukungan dan persyaratan yang telah mereka kantongi, rencananya pasangan ini akan mendaftar ke KPU pada tanggal 28 atau 29 Agustus 2024.
“Dukungan parpol sudah lebih dari cukup. Persyaratan juga sudah dilengkapi, sehingga tanggal 28 atau 29 Agustus 2024, akan mendaftar ke KPU,” ungkapnya dalam keterangan pers yang diterima Aktualitas.id, Selasa (27/8/2024).
Dirinya mengatakan, sebelum melakukan pendaftaran mantan Bupati Kabupaten Lanny Jaya dan pasangannya yang juga Ketua DPD Gerindra Papua Pengunungan Natan Pahabol akan mendeklarasikan maju pada Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan di Wamena, pada Kamis (29/8/2024) mendatang.
“Iya, 29 Agustus kami akan deklarasi dahulu,” ujarnya.
Befa dan Natan dalam konstestasi Pilkada 2024 ini mengusung visi dan misi menjadikan Papua Pegunungan mandiri, cerdas, dan sehat. Menurutnya, kemandirian ekonomi adalah hal utama.
“Di gunung, orang harus bekerja untuk makan. Kami tidak boleh membiarkan ada orang yang kelaparan. Itulah konsep yang kami bawa,” ujarnya.
Untuk sektor pendidikan, Befa mengungkapkan mereka akan fokus pada pemberian beasiswa bagi mahasiswa di Papua Pegunungan. Program unggulan yang diterapkan di Kabupaten Lanny Jaya, yaitu memberikan bantuan Rp1 juta per keluarga untuk bidang ekonomi, juga akan diterapkan di seluruh Papua Pegunungan.
“Kami akan bekerja sama dengan kabupaten dan pusat untuk menyediakan pendidikan pola asrama. Anak-anak dari kelas 4 SD akan tinggal di asrama hingga SMP, dan semua sekolah akan dikelola oleh sinode gereja atau denominasi gereja. Semua pendidikan akan gratis bagi orang Papua,” jelas Befa.
Dalam hal kesehatan, Befa menegaskan mereka tidak ingin ada warga Papua Pegunungan yang meninggal karena alasan kekurangan biaya.
“Program ini sudah diterapkan di Lanny Jaya. Di sini, biaya pengobatan di rumah sakit rujukan dapat mencapai Rp100 juta hingga Rp2 miliar, namun yang penting adalah memastikan orang tidak mati karena alasan kekurangan uang,” tambahnya.
Sementara itu, Natan Pahabol, menyampaikan rasa syukurnya atas dukungan dan doa dari masyarakat dan semua pihak yang telah memerikan kepercayaan untuk mendukung Befa dan dirinya maju di Pilkada 2024.
“Kami berterima kasih kepada masyarakat Papua Pegunungan di Jayapura yang telah menyambut kami dengan antusiasme. Kami sudah siap untuk menghadapi Pilkada dan akan berjuang untuk kesejahteraan Papua Pegunungan,” tandasnya.
Sebagai informasi, Provinsi Papua Pegunungan untuk pertama kalinya dalam sejarah Indonesia akan menyelenggarakan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur 2024. Momen yang penting dan harus dilaksanakan secara sukses karena akan menentukan perjalanan Provinsi Papua Pegunungan menuju daerah yang lebih maju. (Kiki Budi Hartawan)
-
INFOGRAFIS16/03/2026 10:15 WIBINFOGRAFIS: Hattrick KPK di Jawa Tengah
-
NUSANTARA16/03/2026 08:30 WIBBMKG Prediksi Hujan di Sejumlah Wilayah Saat Awal Mudik
-
EKBIS16/03/2026 09:30 WIBIHSG 16 Maret 2026 Jatuh ke 6.951
-
POLITIK16/03/2026 10:00 WIBPuan Maharani: Pembahasan RUU Pemilu Tidak Perlu Tergesa-gesa
-
JABODETABEK16/03/2026 12:30 WIBWarga Jakarta Diminta Hati-hati Cuaca Panas Ekstrem
-
POLITIK16/03/2026 14:00 WIBKetua Bawaslu Dorong Integritas Demokrasi Lewat Pengawasan Pemilu
-
EKBIS16/03/2026 10:33 WIBNilai Tukar Rupiah Tertekan di Awal Pekan
-
EKBIS16/03/2026 11:30 WIBLogam Mulia Antam Turun Rp5.000 per Gram

















