POLITIK
NasDem Setuju Pileg Dulu Baru Pilpres
AKTUALITAS.ID – Wacana perombakan radikal sistem Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 dengan memisahkan jadwal Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) mendapat angin segar. Partai NasDem secara terbuka merespons positif usulan Partai Golkar yang menginginkan Pileg digelar lebih dulu, agar hasilnya bisa langsung dijadikan ‘tiket emas’ alias syarat presidential threshold pencalonan presiden.
Kapoksi NasDem Komisi II DPR RI, Ujang Bey, menilai gagasan yang dilontarkan Wakil Ketua Umum Golkar, Ahmad Doli Kurnia, sangat rasional dan layak menjadi amunisi utama dalam pembahasan revisi Undang-Undang (UU) Pemilu mendatang.
“Saya kira itu bisa dijadikan masukan oleh Komisi II sebagai bahan pertimbangan dalam pembahasan RUU Pemilu ke depan,” tegas Ujang di Jakarta, Kamis (24/9/2026).
Fakta menariknya, wacana pembelahan jadwal pemilu ini ternyata bukan barang baru bagi kubu restorasi. Ujang membeberkan bahwa Fraksi NasDem secara internal diam-diam telah mengkaji skenario serupa. Hal ini menandakan adanya kesamaan visi antar-fraksi besar di Senayan untuk mengevaluasi total konsep keserentakan pemilu yang selama ini berjalan.
“Saya sendiri sebagai anggota DPR Fraksi NasDem melihat usulan Golkar tersebut memang sempat menjadi kajian juga di internal NasDem. Semua opsi memungkinkan untuk diakomodasi,” ungkap Ujang.
Dukungan NasDem ini semakin menguatkan manuver Ahmad Doli Kurnia yang sejak Selasa (22/9/2026) lalu mendesak agar tiga jenis pemilihan besar—Pileg, Pilpres, dan Pilkada—dijauhkan dari kata ‘serentak’ dan memiliki kalendernya masing-masing.
Skema perombakan ini dinilai akan menghapus penggunaan ‘tiket basi’ hasil pileg lima tahun sebelumnya untuk pencalonan capres. Selain memastikan parpol memiliki posisi tawar yang segar di Pilpres, pemisahan ini diyakini mampu membuat masyarakat tidak terdistraksi dan lebih fokus menyeleksi wakil rakyatnya di parlemen tanpa harus tenggelam dalam hiruk-pikuk pertarungan capres. (Andrey/Mun)
-
RAGAM23/09/2026 22:00 WIB15 Daerah Kalimantan Punya Payung Hukum Baru
-
NASIONAL23/09/2026 20:00 WIBDPR Dorong BUMN Tekstil Bangun Kekuatan dari Hulu
-
NASIONAL24/09/2026 06:00 WIBGILA! Ombudsman Temukan ‘Apartemen Sultan’ di Dalam Lapas Cibinong
-
OTOTEK24/09/2026 14:30 WIBMalware Baru RatHat Bikin HP Tak Lagi Aman
-
DUNIA24/09/2026 15:00 WIBChina Sinyal J-36 Dibekali Laser Tempur
-
Berita23/09/2026 19:30 WIBPTIQ Jakarta Wisuda 1.005 Lulusan, Nasaruddin Umar Tekankan Pengabdian kepada Masyarakat
-
POLITIK24/09/2026 09:00 WIBDemokrat Nilai Wacana Capres 2 Fraksi Ideal
-
DUNIA24/09/2026 00:00 WIBGedung Putih Luncurkan Trump TV