RAGAM
Tak Seindah di Layar Kaca, Nasib Influencer Kini di Ujung Tanduk?
AKTUALITAS.ID – Gemerlap dunia influencer tak seindah yang terlihat. Laporan terbaru dari The Wall Street Journal mengungkap bahwa industri ini semakin sesak dan persaingan kian sengit. Bahkan, banyak influencer yang berpenghasilan jauh di bawah rata-rata pekerja biasa di Amerika Serikat.
Kondisi ini tentu menjadi sinyal peringatan bagi para influencer di Indonesia, termasuk Raffi Ahmad yang dikenal sebagai salah satu pesohor media sosial dengan penghasilan fantastis. Pasalnya, platform digital kini tak lagi royal memberikan komisi. Brand-brand besar pun lebih selektif dalam memilih influencer untuk memasarkan produk mereka.
Seorang influencer bernama Clint Brantley menjadi contoh nyata. Dengan ratusan ribu pengikut dan jutaan views di berbagai platform, penghasilannya tahun lalu masih di bawah gaji rata-rata pekerja full-time di AS.
“Saya sangat rentan,” ujar Brantley, menggambarkan betapa sulitnya hidup sebagai influencer dengan penghasilan yang tidak menentu.
The Wall Street Journal juga menyoroti bahwa platform seperti TikTok, YouTube, dan Instagram kini mengubah kebijakan pembayaran mereka. Akibatnya, para influencer semakin kesulitan mendapatkan uang dari konten yang mereka buat.
Di sisi lain, jumlah influencer terus bertambah setiap tahunnya. Hal ini membuat persaingan semakin ketat dan ‘kue’ penghasilan yang harus dibagi-bagi semakin kecil.
Lantas, bagaimana nasib Raffi Ahmad dan influencer Indonesia lainnya? Apakah mereka juga akan mengalami kesulitan serupa? Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya. (Mun/Yan Kusuma)
-
NASIONAL07/05/2026 14:00 WIBDensus 88 Tangkap 8 Teroris di Poso & Parigi
-
EKBIS07/05/2026 14:38 WIBMenguji Kepastian Hukum: 14 Tahun Perjuangan 18 Investor Condotel, Putusan MA Menang Namun Eksekusi Masih Terhalang
-
NASIONAL07/05/2026 10:00 WIBPKS Desak Transparansi Harga BBM demi Lindungi Rakyat
-
EKBIS07/05/2026 09:30 WIBKamis Pagi IHSG Terbang 109 Poin ke 7.201
-
RAGAM07/05/2026 15:30 WIBGaji Orang Indonesia Ternyata Masih di Bawah UMP Jakarta
-
RAGAM07/05/2026 13:30 WIBPeneliti Ungkap Bahaya Baru Mikroplastik di Atmosfer
-
POLITIK07/05/2026 11:00 WIBKPK Ungkap Cara Baru Cegah Money Politics
-
EKBIS07/05/2026 12:30 WIBHarga Minyak Meledak Usai Trump Ancam Iran