RAGAM
Misteri Terjawab: Gempa Nepal Diduga Jadi Biang Keladi Everest Makin Tinggi
AKTUALITAS.ID – Kabar terbaru dari atap dunia! Setelah melakukan ekspedisi bersama, Nepal dan China sepakat mengumumkan ketinggian terbaru Gunung Everest, yakni 8.848,86 meter. Angka ini menunjukkan peningkatan sekitar satu meter dari pengukuran sebelumnya.
Kesepakatan ini mengakhiri perbedaan data ketinggian yang selama ini digunakan oleh kedua negara. Nepal sebelumnya mengacu pada survei India tahun 1954 (8.848 meter), sementara China menggunakan data tahun 2005 (8.844,3 meter).
Para pendaki menduga, salah satu faktor yang menyebabkan bertambahnya ketinggian Everest adalah gempa dahsyat berkekuatan M 7,8 yang mengguncang Nepal pada tahun 2005. Gempa tersebut diperkirakan memengaruhi struktur geologi di kawasan pegunungan Himalaya.
Meskipun bertambah tinggi, hal ini tidak menyurutkan semangat para pendaki. Garret Madison dari Madison Mountaineering bahkan antusias menyambut ketinggian baru Everest dan memprediksi akan ada rekor-rekor pendakian baru di masa depan.
Pengukuran ketinggian Everest memang selalu menjadi perdebatan. Sebelumnya, para pendaki dari Barat sering menggunakan angka 8.850 meter berdasarkan survei National Geographic Society dan Museum of Science Boston pada tahun 1999 yang menggunakan teknologi satelit. Namun, kini Nepal dan China telah mencapai kesepakatan bersama untuk satu angka resmi. (Mun)
-
POLITIK08/10/2026 09:00 WIBKPU Angkat Bicara soal Syarat Pendidikan Gibran
-
POLITIK08/10/2026 09:15 WIBWawan Leak Desak Wapres Gibran Ditangkap dan Diadili
-
JABODETABEK08/10/2026 06:30 WIBAwas SIM Mati! Buruan Cek 5 Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini
-
NUSANTARA08/10/2026 14:30 WIBBMKG: Hujan Sangat Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah
-
NASIONAL08/10/2026 10:00 WIBDPR Ketok Biaya Haji 2027 Resmi Dipatok Rp98,4 Juta
-
POLITIK08/10/2026 20:00 WIBPengamat SDI: Putusan MK Gibran Buka Kotak Pandora Baru
-
JABODETABEK08/10/2026 08:30 WIBDorong Motor Bocor, Dua Pemuda Bekasi Malah Ditodong Pistol
-
DUNIA08/10/2026 12:00 WIBTrump: Tak Ada yang Tahu Siapa Pimpin Iran