RAGAM
Rekomendasi Camilan untuk Bantu Atasi Sembelit
AKTUALITAS.ID – Sembelit dapat dipicu oleh berbagai faktor, seperti kurangnya asupan cairan, minim aktivitas fisik, kondisi medis tertentu, serta penggunaan obat-obatan. Namun asupan serat yang tidak mencukupi menjadi salah satu penyebab utama gangguan pencernaan tersebut.
Seseorang berisiko mengalami sembelit jika frekuensi buang air besar kurang dari tiga kali dalam sepekan atau tinja terasa keras dan sulit dikeluarkan.
Rekomendasi asupan serat harian berada di kisaran 28 hingga 35 gram. Kekurangan serat membuat tinja sulit terbentuk dengan baik dan memperlambat pergerakannya di saluran cerna, sehingga meningkatkan risiko sembelit.
Ahli gizi merekomendasikan camilan pagi tinggi serat sebagai langkah sederhana untuk membantu melancarkan buang air besar. Salah satu pilihan yang disarankan adalah camilan berbahan dasar oat, pisang, dan blueberry yang dipanggang dalam bentuk oatmeal cup.
Ahli gizi Amy Goldsmith menyebut kombinasi oat, kacang pecan, dan blueberry mengandung serat larut dan tidak larut yang membantu pergerakan usus.
“Oat, pecan, dan blueberry memberikan keseimbangan serat yang baik untuk mendukung fungsi pencernaan,” ujarnya, dilansir dari Eating Well.
Oat dikenal sebagai sumber serat larut dan tidak larut. Serat larut membantu melembapkan tinja sehingga lebih mudah dikeluarkan, sementara serat tidak larut menambah volume tinja dan mempercepat perjalanannya di usus besar.
Selain itu, oat mengandung beta-glukan, jenis serat larut yang berperan dalam menjaga kesehatan mikrobioma usus. Kandungan ini dinilai membantu meningkatkan keberagaman bakteri baik dan menekan peradangan di saluran cerna.
Blueberry dan kacang pecan juga mengandung polifenol, senyawa nabati yang membantu mendukung kesehatan usus dan keseimbangan bakteri pencernaan.
Ahli gizi menyarankan masyarakat menambahkan camilan tinggi serat pada pagi hari untuk menjaga keteraturan pencernaan sekaligus mempertahankan energi hingga waktu makan siang. Camilan ideal mengandung sedikitnya 3 gram serat per porsi, rendah garam, rendah gula tambahan, dan dikonsumsi bersama air putih.
Ahli gizi Alyssa Simpson mengingatkan untuk membatasi konsumsi makanan rendah serat, tinggi gula, dan tinggi garam karena dapat meningkatkan risiko sembelit.
(Purnomo/goeh)
-
POLITIK28/01/2026 11:00 WIBDPP Prima: Ambang Batas 0 Persen Wujud Nyata Demokrasi Pancasila
-
EKBIS28/01/2026 09:30 WIBIHSG Jatuh 6,8% Setelah MSCI Bekukan Kenaikan Bobot Saham Indonesia
-
RAGAM27/01/2026 19:00 WIBTom Cruise Kembali ke AS Usai Beberapa Tahun Tinggal di Inggris
-
JABODETABEK27/01/2026 20:00 WIBPeredaran 27 Kg Sabu dan 5.000 Happy Five Berhasil Diungkap
-
RIAU27/01/2026 20:17 WIBPolda Riau Bangun dan Renovasi 26 Jembatan untuk Keselamatan dan Akses Pendidikan
-
OTOTEK28/01/2026 10:57 WIBBengkel AC Mobil Tangerang Jadi Rujukan Service AC Mobil Innova di Tangerang, Ahli Tangani Sistem Double Blower
-
DUNIA27/01/2026 21:30 WIBRUU Larangan Media Sosial Bagi Anak-anak Disahkan Parlemen Prancis
-
JABODETABEK27/01/2026 23:30 WIB
Akibat Arus Listrik Kapal Nelayan Terbakar

















