RAGAM
UNODC Luncurkan Kampanye #TrappedInScamCrime di Indonesia
AKTUALITAS.ID – Di kawasan Asia Tenggara, jaringan kejahatan terorganisir semakin sering merekrut korban melalui iklan lowongan kerja daring yang menyesatkan dengan janji gaji tinggi, peluang kerja di luar negeri, atau pekerjaan digital jarak jauh.
United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC), bekerja sama dengan Yayasan Integritas Justitia Madani Indonesia (IJMI), dengan dukungan dari Kedutaan Besar Amerika Serikat dan META, meluncurkan kampanye #TrappedInScamCrime di Jakarta, Kamis (12/3/2026).
Kampanye tersebut untuk meningkatkan kesadaran tentang perdagangan orang yang terkait dengan operasi penipuan daring dan pemaksaan untuk melakukan kejahatan.
Kampanye ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, termasuk institusi pemerintah, organisasi masyarakat sipil, perguruan tinggi, kelompok pemuda, sektor swasta, dan organisasi internasional untuk merespons bentuk eksploitasi yang semakin berkembang dan banyak menargetkan generasi muda di Asia Tenggara.
Banyak korban kemudian diperdagangkan ke pusat penipuan daring dan dipaksa melakukan berbagai bentuk penipuan digital seperti penipuan romansa, investasi palsu, dan penipuan terkait mata uang kripto. Aktivitas tersebut sering kali dilakukan di bawah ancaman, kekerasan, penyekapan, serta jeratan utang, sehingga batas antara korban dan pelaku menjadi kabur.
Dalam sambutannya pada peluncuran kampanye, Zoelda Anderton, Deputy Head of Office UNODC Programme Office Indonesia, menekankan pentingnya upaya pencegahan melalui peningkatan kesadaran publik.
“Perdagangan orang untuk pemaksaan melakukan kejahatan dalam operasi penipuan merupakan bentuk kejahatan yang semakin kompleks dan banyak terjadi di ruang digital. Pencegahan harus dimulai dari peningkatan kesadaran, terutama di kalangan anak muda yang kerap menjadi sasaran perekrutan melalui tawaran kerja daring yang menipu,” ujarnya.
Kegiatan peluncuran ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai institusi pemerintah, termasuk Kementerian Luar Negeri, Kementerian Sosial, serta Kementerian Hak Asasi Manusia, bersama dengan mitra internasional, organisasi masyarakat sipil, dan perwakilan pemuda.
Diskusi juga melibatkan sektor swasta, termasuk META Indonesia, yang menyoroti pentingnya kerja sama antara pemerintah, perusahaan teknologi, dan masyarakat sipil dalam mencegah eksploitasi daring dan perdagangan orang yang terkait dengan penipuan digital.
Kegiatan ini juga menghadirkan diskusi panel mengenai perdagangan orang untuk pemaksaan melakukan kejahatan dalam operasi penipuan daring. Para narasumber membahas pola perekrutan yang digunakan oleh jaringan kejahatan, tantangan yang dihadapi para korban, serta pentingnya respons yang terkoordinasi untuk mencegah eksploitasi di lingkungan digital.
Abie Sancaya, Programme Officer untuk Trafficking in Persons dan Smuggling of Migrants di UNODC Indonesia, menekankan peran penting generasi muda dalam upaya pencegahan.
“Anak muda sering menjadi target tawaran kerja daring yang menipu, tetapi mereka juga memiliki peran penting dalam menyebarkan informasi dan meningkatkan kesadaran. Melalui kampanye ini kami berharap generasi muda dapat mengenali risiko tersebut dan membantu menyebarkan informasi yang benar di lingkungan mereka.”
Peluncuran kampanye ini juga memperkenalkan Digital Pledge, yang mengajak para peserta untuk menerjemahkan kesadaran menjadi tindakan nyata dengan berkomitmen menyebarkan pesan kampanye serta mempromosikan praktik daring yang lebih aman guna mencegah perdagangan orang dan eksploitasi terkait penipuan digital.
(Yan Kusuma/goeh)
-
NASIONAL12/03/2026 20:45 WIBSegini Harta Kekayaan Yaqut Cholil Qoumas yang Kini Ditahan KPK
-
FOTO12/03/2026 23:38 WIBFOTO: Herwyn Malonda Luncurkan Buku Bawaslu di Tengah Era Big Data
-
JABODETABEK12/03/2026 20:00 WIBLebaran 2026, Empat Juta Warga Jakarta Diperkirakan Tidak Mudik
-
NASIONAL12/03/2026 20:21 WIBTerbukti Rugian Negara Rp622 Miliar, KPK Tahan Yaqut Cholil Qoumas
-
NASIONAL12/03/2026 20:30 WIBPimpin Pembiayaan Taman Nasional, Presiden Prabowo Tunjuk Hashim Djojohadikusumo
-
OTOTEK12/03/2026 19:30 WIBSiap Tandingi Ferrari dan McLaren, BYD Berencana Gabung di Formula 1
-
OLAHRAGA12/03/2026 21:30 WIBTimnas Iran Mundur dari Piala Dunia 2026
-
JABODETABEK12/03/2026 22:00 WIB13 Maret 2026, Angkutan Barang Mulai Dibatasi Masuk Jalan Tol

















