RAGAM
Awas! Bisa Ganggu Kesehatan Telinga Jika Berbagi Earphone
AKTUALITAS.ID – Dokter sangat menyarankan untuk tidak berbagi earphone karena akibat masalah kebersihan, bakteri atau benda asing lainnya dapat masuk ke telinga.
Berbagi earphone masih sering dilakukan pada teman atau pasangan sebagai wujud kepedulian atau meningkatkan suasana romantis, namun pada kenyataannya ada konsekuensi risiko yang dapat mengganggu kesehatan telinga.
Konsultan THT di Fortis Greater Noida, Dr. Anil Kumar Rai mengatakan penggunaan earbud bersama dapat menyebabkan masuknya kontaminan lain yang mengganggu lingkungan telinga dan memungkinkan mikroorganisme untuk berkembang biak.
“Saluran telinga berfungsi sebagai ekosistem mikro sebagai ruang yang terlindungi tetapi kotoran eksternal, bakteri, dan jamur ketika masuk ke ruang ini, dapat menciptakan ketidakseimbangan. Dalam praktik klinis, hal ini sering terlihat,” katanya sebagaimana ditulis laman Hindustan Times, Selasa kemarin.
Rai menyebutkan beberapa kondisi umum yang disebabkan oleh berbagi earphone di antaranya otomikosis dengan gatal hebat dan serpihan jamur berwarna hitam atau putih, infeksi telinga bakteri dengan gejala nyeri, pembengkakan, dan keluarnya nanah juga bisa terjadi.
Selain itu bisa muncul dermatitis kontak akibat reaksi alergi terhadap kotoran telinga atau bahan asing, furunkulosis, yang bermanifestasi sebagai infeksi lokal yang menyakitkan dan dalam kasus yang jarang terjadi tetapi serius, penyebarannya menyebabkan selulitis di sekitar telinga.
Dr. Rai juga mengungkapkan kasus lain di mana dua individu yang berbagi earbud saat berolahraga mengalami infeksi jamur pada waktu yang bersamaan, menunjukkan betapa mudahnya mikroba dapat berpindah.
Rai menyebutkan beberapa tips yang bisa dilakukan jika harus berbagi earphone seperti membersihkannya dengan tisu beralkohol 70 persen sebelum dan sesudah digunakan orang lain, gunakan penutup silikon yang dapat dilepas dan diganti secara berkala.
Hindari berbagi eraphone jika salah satu atau keduanya mengalami gatal, keluar cairan atau nyeri pada telinga. Rai juga menyarankan untuk menjaga agar telinga tetap kering untuk menghindari penyebaran infeksi dan jika perlu beralih pada perangkat headphone over-ear daripada in-ear.
(Ari Wibowo/goeh)
-
RIAU29/04/2026 12:41 WIBPolisi Tangkap Eks Finalis Putri Indonesia Riau Jadi Dokter Gadungan, 15 Korban Alami Cacat Permanen
-
EKBIS29/04/2026 09:30 WIBIHSG Tembus 7.096 di Awal Perdagangan
-
OASE29/04/2026 05:00 WIBMakna Tersembunyi 7 Surat Tasbih dalam Al-Qur’an
-
NUSANTARA29/04/2026 08:30 WIBGeger! Pasien BPJS Ditemukan Tewas Mengenaskan di Toilet RS AR Bunda
-
EKBIS29/04/2026 10:30 WIBBukan Main, Rupiah Melemah Lagi ke Rp17.304
-
POLITIK29/04/2026 09:00 WIBBaleg DPR: Pendanaan Partai Harus Diatur Ulang
-
NASIONAL29/04/2026 12:30 WIBKomandan OPM Peneror Karyawan Freeport Tewas Ditembak TNI
-
NASIONAL29/04/2026 10:00 WIBPDIP: Jangan Jadikan Gerbong Wanita Tameng Risiko

















