DUNIA
Militer Israel Klaim Membunuh Calon Pemimpin Hizbullah
AKTUALITAS.ID – Militer Israel mengklaim telah membunuh Hashem Safieddine, tokoh penting yang disebut-sebut sebagai calon pengganti Hassan Nasrallah sebagai pemimpin Hizbullah. Safieddine, Kepala Dewan Eksekutif Hizbullah, tewas dalam serangan yang terjadi sekitar tiga minggu lalu bersama Ali Hussein Hazima, Kepala Intelijen Hizbullah, serta beberapa komandan lainnya.
“Pihak militer Israel telah memastikan bahwa Safieddine dan Hazima tewas dalam serangan tersebut,” demikian pernyataan resmi militer Israel yang dikutip AFP pada Rabu (23/10/2024). Namun, hingga kini belum ada tanggapan resmi dari pihak Hizbullah terkait klaim ini.
Safieddine dikenal sebagai sepupu Hassan Nasrallah dan memiliki hubungan kuat dengan para pemimpin Iran. Ia dianggap sebagai pengkritik keras Israel dan Barat, serta dikenal memiliki ikatan dekat dengan Jenderal Qasem Soleimani dari Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) sebelum Soleimani tewas dalam serangan udara AS di Baghdad pada 2020.
Sejak September, bentrokan antara Israel dan Hizbullah semakin memanas. Israel telah melancarkan serangkaian serangan di Lebanon, sementara Hizbullah mengklaim telah menyerang fasilitas intelijen Israel di dekat Tel Aviv. Pertempuran ini telah menewaskan lebih dari 1.500 orang di Lebanon, sementara Hizbullah mengklaim telah menewaskan 55 tentara Israel dan melukai ratusan lainnya.(Enal Kaisar)
-
JABODETABEK28/03/2026 05:30 WIBBMKG: Cuaca Jakarta Sabtu Didominasi Hujan Ringan
-
OASE28/03/2026 05:00 WIBKenapa Nabi Muhammad Tidak Berhaji Berkali-kali?
-
EKBIS28/03/2026 10:30 WIBKetegangan Hormuz Picu Lonjakan Harga Minyak Global
-
NASIONAL28/03/2026 11:00 WIBKomnas HAM: Panglima TNI Harus Periksa Eks Kabais
-
NUSANTARA28/03/2026 09:30 WIBPolisi Tangkap 3 Pelaku Pengeroyokan Remaja di Pontianak
-
NASIONAL28/03/2026 06:00 WIBHemat Energi, Gedung DPR RI Bakal Gelap Mulai Jam 6 Sore
-
DUNIA28/03/2026 08:00 WIBTanpa Bukti, Trump Klaim CIA Sebut Mojtaba Khamenei Gay
-
NASIONAL28/03/2026 09:00 WIBDPR Ingatkan WFH 1 Hari Tak Boleh Dipaksakan ke Swasta

















