JABODETABEK
Pencuri Kambing Bogor Tewas Diamuk Massa Usai Bacok Korban
AKTUALITAS.ID – Seorang terduga pencuri kambing berinisial Z (30) tewas diamuk massa di wilayah Parungpanjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Insiden tragis ini terjadi setelah Z dipergoki saat beraksi dan sempat melukai pemilik kambing.
Kapolsek Parung Panjang Kompol Muhamad Taufik menjelaskan, peristiwa nahas ini terjadi pada Rabu (25/3) sekitar pukul 14.30 WIB. Pelaku Z tertangkap tangan saat mencoba mencuri kambing di kandang milik korban.
“Saat terduga pelaku hendak melakukan percobaan pencurian tersebut didapati atau dipergoki oleh pemilik kambing, (dipergoki) sedang memotong kambing,” kata Kompol Taufik pada Jumat (27/3/2026).
Mirisnya, pelaku tidak hanya mencuri, tetapi sudah memotong lima dari delapan ekor kambing yang ada di kandang tersebut.
Saat dipergoki, pelaku Z dan pemilik kambing terlibat duel sengit menggunakan senjata tajam. Akibat perkelahian itu, pemilik kambing mengalami luka di kepala, lengan, serta punggung dan kini harus menjalani perawatan intensif di RSUD Tangerang.
“Terjadi kontak fisik antara terduga pelaku dan pemilik kambing. Iya (duel), informasinya demikian. Korban (pemilik kambing) mengalami luka di kepala lengan serta punggung, akibat sajam,” terang Kompol Taufik.
Setelah melukai pemilik kambing, pelaku Z mencoba melarikan diri. Namun, upayanya gagal setelah dikejar oleh warga atau massa yang geram dengan aksinya. Pelaku akhirnya tertangkap massa sekitar 200 meter dari lokasi kejadian awal.
“Terduga pelaku atau orang yang mencoba melakukan percobaan pencurian tersebut meninggal dunia. Mengalami luka juga di lengan dan kepala,” tambah Taufik, membenarkan bahwa pelaku tewas akibat amukan massa.
Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan mendalam terkait kasus ini. Kompol Taufik mengimbau masyarakat untuk tidak main hakim sendiri dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus hukum kepada pihak berwajib.
Insiden ini menjadi pengingat keras tentang bahaya aksi main hakim sendiri dan pentingnya kesadaran hukum masyarakat. Meskipun motif pelaku kejahatan seringkali memancing amarah, proses hukum yang adil tetap harus ditegakkan untuk menjaga ketertiban sosial. (Kusuma/Mun)
-
NASIONAL30/06/2026 07:00 WIBTB Hasanuddin: Latihan Militer Kopdes Telan Rp30 Juta/Orang
-
RIAU30/06/2026 20:45 WIBMTQ Riau 2026, Kafilah Bengkalis Raih Dua Gelar Juara Sekaligus
-
NUSANTARA30/06/2026 13:30 WIBJangan Nekat! Jalur Pendakian Merapi Masih Ditutup Total
-
JABODETABEK30/06/2026 06:30 WIBLayanan SIM Keliling Dibuka di 5 Wilayah Jakarta
-
FOTO30/06/2026 19:30 WIBFOTO: Dukungan Terdakwa Nadiem Makarim dari Driver Gojek
-
POLITIK30/06/2026 16:00 WIBPengamat: Rivalitas Jokowi dan PDIP Kian Terbuka Jelang 2029
-
NUSANTARA30/06/2026 12:51 WIBKepala Dishub Lubuk Linggau Bantah Tuduhan Parkir Dikuasai Keluarga Wali Kota, Siap Tempuh Hukum
-
EKBIS30/06/2026 17:40 WIBLaba Naik 41 Persen, Dwi Shri Farmindo Tbk Tahan Dividen Demi Ekspansi Bisnis

















