Berita
PPP: Koalisi Unik Kerjasama Dengan Oposisi
bergabungnya Gerindra kekuatan koalisi Jokowi di parlemen bertambah menjadi 75 persen.
AKTUALITAS.ID – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengaku diminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) di bidang pertahanan. Rumor yang paling santer, Prabowo akan menjabat Menteri Pertahanan.
Menanggapi hal itu, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi menanggapi santai. Sebab, kata dia, masalah menteri adalah hak prerogratif Jokowi.
“Sama sekali tidak mempemasalahkan karena itu merupakan hak prerogatif dari Pak Jokowi,” kata Baidowi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (21/10).
Pria yang akrab disapa Awiek ini menilai kejadian ini adalah fenomena unik. Pasalnya sangat jarang partai oposisi gabung ke koalisi pemerintah.
“Ini sesuatu yang unik pihak koalisi bekerjasama dengan oposisi. Yang awalnya berseberangan sekarang masuk. Meskipun tidak semua, tetapi kan kekuatan utama dari oposisi yakni Gerindra itu bergabung dengan koalisi Pak Jokowi,” ungkapnya.
Dia menjelaskan, dengan bergabungnya Gerindra kekuatan koalisi Jokowi di parlemen bertambah menjadi 75 persen. Sehingga, Awiek merasa sudah cukup banyak jumlah partai pendukung Jokowi.
“Kalau ditambah Gerindra kekuatan di parlemen KIK itu sekitar 75 persen itu sudah cukup dominan. Namun kita tetap akan bersikap kritis terhadap program-program pemerintah yang tidak pro-rakyat,” ucapnya.
-
DUNIA06/03/2026 19:00 WIBTrump Isyaratkan Fokus ke Kuba Setelah Perang Iran Selesai
-
JABODETABEK06/03/2026 19:30 WIBPemotor Tewas Disenggol TransJakarta di Bandengan Utara
-
EKBIS06/03/2026 22:00 WIBTASPEN Salurkan THR 3,2 Juta Pensiunan Tanpa Potongan
-
JABODETABEK06/03/2026 17:30 WIBKabar Gembira! Dishub DKI Gelar Mudik Gratis Lebaran 2026 Angkutan Laut
-
PAPUA TENGAH06/03/2026 19:10 WIBEmas dan Tarif Listrik Picu Inflasi Mimika Capai 4,31 Persen
-
NASIONAL07/03/2026 06:00 WIBDiduga Lakukan Pencabulan, BGN Pecat Kepala SPPG Lampung Timur
-
JABODETABEK07/03/2026 06:30 WIBHujan Deras Picu Longsor di Kebon Baru Tebet
-
NASIONAL06/03/2026 20:00 WIBPelibatan TNI Lawan Terorisme Dinilai Berisiko Tumpang Tindih

















