DUNIA
Dahsyat! Kebakaran Hutan di Jepang Meluas, Ribuan Warga Mengungsi
AKTUALITAS.ID – Kebakaran hutan yang mengamuk di timur laut Jepang semakin tidak terkendali, melahap lebih dari 1.800 hektar hutan di kota Ofunato, Prefektur Iwate. Meskipun pemadaman dari udara dan darat telah berlangsung selama berhari-hari, api terus merembet, bahkan meluas hingga 400 hektar hanya dalam sehari.
Sebanyak 1.700 petugas dari 450 unit pemadam kebakaran telah dikerahkan untuk melawan kobaran api yang sudah berlangsung lima hari sejak Rabu lalu. Rekaman yang ditayangkan NHK menunjukkan helikopter Pasukan Bela Diri Jepang menjatuhkan air dari udara untuk meredam si jago merah.
Asap tebal kini mulai mengancam kawasan permukiman, memaksa pihak berwenang mengeluarkan perintah evakuasi bagi 4.600 penduduk di 16 distrik. Lebih dari 1.200 orang telah mengungsi ke berbagai fasilitas di kota, sementara tim penyelamat terus berusaha mengendalikan situasi.
Tragisnya, sesosok mayat yang diduga pria ditemukan pada Kamis, menambah daftar dampak buruk kebakaran ini. Sedikitnya 84 bangunan telah rusak, dan jumlahnya kemungkinan bertambah seiring penilaian kerusakan yang masih berlangsung.
Dengan kondisi angin yang berubah-ubah dan lahan yang kering, upaya pemadaman diperkirakan masih akan terus berlanjut. Pihak berwenang dan tim pemadam bekerja tanpa lelah untuk mencegah bencana ini semakin meluas.
Tetap ikuti perkembangan terbaru mengenai kebakaran hutan di Jepang hanya di sini! (YAN KUSUMA/RIHADIN)
-
NASIONAL07/10/2026 09:00 WIBSarifah Desak Batas Tegas Pengawasan Siber Negara
-
POLITIK07/10/2026 07:00 WIBPDIP Dorong Parliamentary Threshold 6 Persen
-
POLITIK07/10/2026 06:00 WIBBW: Gibran Mundur Lebih Terhormat
-
NUSANTARA07/10/2026 07:30 WIBLansia 74 Tahun Tewas Saat Bakar Daun Jati di Ladang
-
NUSANTARA07/10/2026 08:30 WIBGempa M5,2 Guncang Lombok Dini Har
-
DUNIA07/10/2026 08:00 WIBIsrael Susun Skenario Serangan ke Iran
-
NASIONAL06/10/2026 22:00 WIBDensus 88 Bongkar Jaringan Teror di 6 Provinsi
-
RAGAM06/10/2026 23:00 WIBSaldo JHT Bisa Diambil Saat Masih Kerja
















