DUNIA
Krisis Air Minum di Gaza: Ancaman dan Pelanggaran Hak Asasi Manusia
AKTUALITAS.ID – Lebih dari satu juta warga Gaza terancam kehilangan akses air minum akibat tindakan Israel yang memutus aliran listrik dan memblokade bantuan kemanusiaan. Langkah ini menuai kecaman internasional karena dianggap sebagai pelanggaran hukum internasional serta ancaman serius terhadap keberlangsungan hidup warga Palestina.
Menteri Luar Negeri Belanda, Caspar Veldkamp, menyebut pemblokiran bantuan kemanusiaan dan layanan dasar seperti listrik sebagai tindakan melanggar hukum internasional. Ia mendesak agar perundingan gencatan senjata segera membuahkan hasil, termasuk pembebasan sandera, perbaikan situasi kemanusiaan di Gaza, dan penghentian kekerasan.
Kementerian Luar Negeri Yordania juga mengecam keras keputusan Israel, menggambarkannya sebagai kebijakan “kelaparan dan pengepungan” terhadap warga Gaza. Sementara itu, juru bicara Sekjen PBB, Antonio Guterres, menyatakan keprihatinannya atas dampak keputusan ini terhadap ketersediaan air minum di Jalur Gaza. Fasilitas desalinasi utama di Gaza hanya dapat beroperasi dengan generator cadangan, yang mengancam kapasitas produksinya secara signifikan.
Pengepungan yang dilakukan Israel telah menghentikan masuknya bahan bakar, alat berat, dan kebutuhan dasar lainnya selama lebih dari sembilan hari. Dengan fasilitas kesehatan, toko roti, dan stasiun pompa air terancam tutup, konsekuensi kemanusiaannya sangat mengerikan. PBB mengingatkan bahwa tindakan ini dapat dianggap sebagai hukuman kolektif, yang melanggar hukum internasional.
Israel, sebagai kekuatan pendudukan, memiliki kewajiban hukum untuk menjamin kebutuhan dasar warga Gaza. Namun, langkah-langkah ini justru semakin memperburuk krisis, mengancam tidak hanya akses air minum tetapi juga sanitasi dan kesehatan warga Palestina. Dunia internasional mendesak tindakan segera untuk menghentikan penderitaan ini dan memulihkan hak dasar rakyat Gaza. (Mun/ Yan Kusuma)
-
FOTO25/04/2026 08:51 WIBFOTO: Golkar Peringati Refleksi Paskah Nasional 2026
-
EKBIS24/04/2026 21:00 WIBMenkeu: Revisi Aturan DHE SDA Akan Terbit Dalam Waktu Dekat
-
POLITIK24/04/2026 16:00 WIBNasDem: Capres Harus Kader Parpol Agar Termotivasi
-
OTOTEK24/04/2026 18:00 WIBMobil Berbasis AI Diciptakan Produsen Alat Sedot Debu
-
PAPUA TENGAH24/04/2026 22:00 WIBPemantauan Kasus Kekerasan di Puncak Diperkuat
-
JABODETABEK24/04/2026 20:00 WIBProgres LRT Jakarta Fase 1B Sudah Mencapai 91 Persen
-
PAPUA TENGAH24/04/2026 17:00 WIBKejar Target Eliminasi 2030, Mimika Uji Coba Terapi Primakuin
-
OLAHRAGA24/04/2026 23:00 WIBTaklukan Phonska di Leg Pertama Final Proliga, JPE Buka Kans Juara

















