NASIONAL
Pengamat Sebut Pemerintahan Prabowo Arahkan Negara ke Sistem Militeristik
AKTUALITAS.ID – Pengamat politik Antonius Made Tony Supriatma, Visiting Research Fellow di ISEAS Yusof Ishak Institute, menilai pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tengah mengarahkan Indonesia ke arah sistem militeristik. Indikasi ini, kata dia, tampak jelas dari rentetan kebijakan pemerintah hingga dinamika politik dalam negeri belakangan ini.
“Kalau dilihat dari rentetan peristiwa, setelah Prabowo terpilih ini banyak sekali demonstrasi besar. Di 2025 jaraknya semakin pendek dan jumlah massa aksinya semakin besar,” ujar Made dalam diskusi bertajuk Bahaya Militerisme: Ancaman Pembela HAM dan Militerisasi Ruang Siber, Jumat (12/9/2025).
Menurut Made, eskalasi aksi massa tersebut mendorong pemerintah mengambil langkah represif. “Salah satu cara untuk menghentikannya adalah dengan crackdown. Bagaimana crackdown itu dilakukan? Itu harus ada kekerasan,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pernyataan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin yang secara terbuka menyebut TNI kini turut mengurusi keamanan dalam negeri, sementara Polri dan kejaksaan hanya menangani penegakan hukum.
“Pernyataan itu berarti TNI mengambil alih secara terang-terangan urusan keamanan dalam negeri. Ini memperlihatkan arah militerisasi yang semakin nyata,” ungkap Made.
Pernyataan tersebut, menurutnya, menunjukkan peran militer dalam kehidupan sipil semakin kuat, sehingga berpotensi mengikis prinsip demokrasi dan memperlemah perlindungan hak asasi manusia. (Mun)
-
FOTO25/04/2026 08:51 WIBFOTO: Golkar Peringati Refleksi Paskah Nasional 2026
-
NASIONAL25/04/2026 13:00 WIBPeringatan Hari Otonomi Daerah, Gus Hilmy: Hak Daerah Harus Nyata, Bukan Sekadar Wacana
-
RAGAM25/04/2026 12:00 WIBGelar Puteri Indonesia 2026, Resmi Disandang Agnes Aditya Rahajeng
-
RIAU25/04/2026 16:45 WIBPerangi Narkoba, Provinsi Riau Bentuk Satgas Anti Narkoba
-
EKBIS25/04/2026 09:32 WIBHarga Emas Antam Naik Rp20.000 Jadi Rp2,825 Juta/Gr
-
DUNIA25/04/2026 10:00 WIBBeri informasi Hashim Finyan Rahim al-Saraji, Diganjar AS Rp172 Miliar
-
OTOTEK25/04/2026 09:10 WIBCitroen E-C3 Jadi Armada Taksi Express
-
EKBIS25/04/2026 07:00 WIBHadapi Elnino, Kementan Pacu Tanam Padi Serentak di 38 Daerah se-Jatim

















