POLITIK
DPR: Maksimalkan Anggaran Kementerian Demi Kepentingan Rakyat
AKTUALITAS.ID – Banyak program-program kerakyatan yang bisa dilakukan Kementerian seperti memberikan akses pelayanan yang mudah dan murah.
Dan tidak hanya itu, masyarakat juga membutuhkan ragam program Kementerian agar mudah mendapatkan keadilan.
Anggota Komisi XIII DPR Meity Rahmatia meminta penyerapan anggaran Kementerian Hukum yang dapat berjalan maksimal untuk memberikan pelayanan terbaik kepada rakyat/masyarakat.
“Ini tentunya yang dinanti-nanti oleh masyarakat kita. Pemerintah melakukan peresapan anggaran dan hasilnya dapat dirasakan semua kalangan,” kata Meity saat menggelar rapat anggaran dengan Kementerian Hukum di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (15/9/2025).
Meity melanjutkan, dirinya menuntut Kementerian Hukum dapat memberi dampak kepada masyarakat lantaran hampir sebagian besar anggaran yang diajukan oleh Kementerian Hukum untuk kebutuhan operasional kementerian.
Dia menjelaskan, awalnya Kementerian Hukum mengusulkan untuk pagu Indikatif 2026 sebesar Rp6,36 triliun. Setelah proses penyesuaian anggaran menjadi Rp3,9 triliun dan sempat naik menjadi Rp4,25 triliun.
“Ada anggaran terbesar terserap pada program dukungan manajemen sebesar Rp3,19 triliun, itu hampir 80 persen dari total pagu anggaran,” kata dia.
“Saya mengharapkan bukan hanya terserap untuk belanja pegawai tapi benar-benar pada bantuan hukum untuk masyarakat,” kata Meitya.
Meity berharap melalui suntikan dana itu, Kementerian Hukum bisa memberikan pelayanan dengan memberikan akses bantuan hukum yang mudah dan murah untuk masyarakat. Meity juga berharap keberadaan Kementerian Hukum dapat memberikan rasa adil bagi masyarakat sehingga reformasi hukum seperti yang tertera dalam Astacita Presiden Prabowo dapat terpenuhi dengan baik.
Pendapat serupa juga dikatakan anggota Komisi XIII yang lain, Vita Ervina. Menurut politisi partai PDI Perjuangan ini, dirinya mengaku tidak menolak penambahan anggaran sebesar Rp 196 miliar yang akan diterima Kementerian Hukum. Namun, dia menyesalkan anggaran tersebut terkesan lebih banyak untuk kebutuhan operasional kementerian.
Dia menilai, salah satu program yang harus dijalankan Kementerian Hukum dengan maksimal yakni Pos Bantuan Hukum di desa-desa.
“Kami tentu berharap ada pembangunan seperti program Pos Bantuan hukum di desa-desa bisa segera dilaksanakan dan diperbanyak,” kata Vita.
“Tentunya kegiatan lain yang dalam rangka memperkuat digitalisasi dan layanan hukum yang harapannya untuk meningkatkan pelayanan publik di daerah daerah ini bisa dirasakan masyarakat,” tambah dia.
(Purnomo/goeh)
-
FOTO02/04/2026 07:50 WIBFOTO: Suasana Gedung DPR saat Efisiensi Energi
-
NUSANTARA02/04/2026 17:00 WIBReaksi Cepat Prajurit TNI Tangani Dampak Gempa M 7,6 di Sulawesi Utara
-
NASIONAL02/04/2026 06:00 WIBEks Menhub BKS Bantah Peras Kontraktor Rp5,5 Miliar Demi Kampanye
-
NASIONAL02/04/2026 11:00 WIBSahroni Sebut Kasus Air Keras ke Puspom TNI Sudah Benar
-
PAPUA TENGAH02/04/2026 11:15 WIBKurang dari 12 Jam, Polisi Berhasil Amankan Pelaku Pencurian di Hotel 66
-
NASIONAL02/04/2026 10:00 WIBEddy Soeparno Puji Langkah Berani Presiden Prabowo Selamatkan Harga BBM
-
NUSANTARA02/04/2026 12:30 WIBRugi Miliaran!11 Sumur Minyak Ilegal Muba Meledak Berkeping-keping
-
EKBIS02/04/2026 10:30 WIBPidato Perang Donald Trump Bikin IHSG Hari Ini Runtuh ke Level 7.092

















