OASE
Surah Ghafir Surah Ke 40 Makna Rahmat dan Tiga Nama yang Penuh Makna
AKTUALITAS.ID – Surah Ghafir, surah ke-40 dalam Al-Qur’an, menyimpan kedalaman makna teologis dan inspirasi sejarah. Terdiri dari 85 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah, surah ini tidak hanya dikenal dengan satu nama, melainkan tiga: Ghafir, Al-Mu’min, dan At-Tawl (Zit Tawl).
Tiga Nama Surah Ghafir dan Sifat Ilahi
Nama utama, Ghafir, diambil dari ayat ke-3 (Ghāfir al-Dzanbi) yang merujuk pada salah satu sifat Ilahi Allah SWT, yaitu Sang Pengampun Dosa. Kandungan ini sekaligus membawa pesan harapan rahmat dan ampunan bagi umat.
Dua nama lainnya juga memiliki kaitan erat dengan Surah ini:
At-Tawl atau Zit Tawl: Nama ini juga merupakan salah satu sifat Allah SWT yang bermakna “Mempunyai Karunia Yang Tidak Putus”.
Al-Mu’min: Nama ini digunakan oleh Nabi Muhammad SAW sebagai sebutan Ha Mim Al-Mu’min. Al-Mu’min sendiri berarti “laki-laki yang beriman,” yang merujuk pada kisah penting dalam surah ini.
Kisah Inspiratif Pembela Nabi Musa
Puncak inspirasi sejarah dalam surah ini terletak pada ayat ke-28, di mana Surah Al-Mu’min menceritakan kisah seorang laki-laki beriman dari kaum Qibti, pengikut Firaun, yang menyembunyikan keimanannya.
Meskipun berada di lingkungan Firaun, ia dengan berani menerima dan membela dakwah Nabi Musa A.S. saat dakwah itu dipertentangkan. Walaupun terdapat perbedaan pendapat mengenai namanya (seperti Khair, Hazbil, Hazfil, atau Syam’an), sosok ini digambarkan Al-Qur’an sebagai simbol keberanian dalam membela kebenaran.
Memahami Jalan Kebenaran dan Keutamaan Surah
Surah Ghafir juga mengajarkan tentang perbedaan derajat antara kebenaran dan kebatilan. Dalam ayat 58, Allah SWT menjelaskan bahwa tidaklah sama orang yang buta (al-a’ma) yang tidak mengetahui kebenaran dengan orang yang melihat (al-bashir) yang mengetahui jalan kebenaran. Demikian pula tidak sama derajat orang yang berbuat jahat (al-musi’) dengan yang beramal saleh (amilu al-shalihat).
Keutamaan membaca Surah Ghafir sangat besar dan dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari:
1 – Menghadapi Orang Zalim: Dapat menjadi kekuatan spiritual saat menghadapi kedzaliman.
2 – Penawar Sakit Mata: Dipercaya memiliki keutamaan sebagai penawar bagi penyakit mata.
3 – Didoakan Malaikat: Malaikat akan berdoa memohon rahmat, ilmu yang baik, dan ampunan dari Allah SWT.
4 – Menolong Sesama di Surga: Mendapatkan kesempatan untuk menolong saudara-saudara seiman di Surga.
Dengan memahami maknanya yang dalam dan keutamaannya, Surah Ghafir menjadi pengingat abadi akan kekuasaan Allah SWT sebagai Sang Pengampun (Ghafir) dan Pemilik Karunia Tak Terputus (At-Tawl). (Mun)
-
POLITIK14/02/2026 06:00 WIBPRIMA Apresiasi Stimulus Ekonomi Pemerintah Jelang Ramadan 2026
-
DUNIA14/02/2026 00:00 WIBRusia Lancarkan Serangan Rudal Besar-besaran ke Ibu Kota Ukraina
-
NASIONAL13/02/2026 22:00 WIBWaka MPR Dorong Pengembangan Energi Nuklir demi Ketahanan Energi dan Net Zero 2060
-
POLITIK14/02/2026 14:00 WIBGolkar Tegaskan Tak Ada Perbedaan Tajam Bahlil dan Purbaya soal Lifting Migas
-
JABODETABEK14/02/2026 10:30 WIBKurir Narkoba di Cakung Diciduk, Polisi Amankan Ratusan Gram Sabu
-
JABODETABEK14/02/2026 05:30 WIBBMKG: Jabodetabek Waspada Hujan dan Petir Sabtu 14 Februari 2026
-
NUSANTARA14/02/2026 11:30 WIBLiburan Berujung Duka, Pria Asal China Ditemukan Tak Bernyawa di Nusa Dua Bali
-
NASIONAL13/02/2026 23:00 WIBNilai Tafsir Liar, Dokter dan Advokat Minta MK Batalkan Aturan Polisi Jabat ASN

















