DUNIA
Israel Langgar Perjanjian Gencatan Senjata di Gaza, 357 Orang Tewas di Palestina
AKTUALITAS.ID – Pemerintah Gaza mendesak Presiden AS Donald Trump, mediator dan penjamin gencatan senjata, serta Dewan Keamanan PBB untuk mengambil tindakan serius dan efektif guna menghentikan serangan Israel dan memaksa Tel Aviv untuk sepenuhnya mematuhi perjanjian tersebut.
Sebanyak 357 warga Palestina tewas dan 903 lainnya terluka dalam serangan Israel, sejak perjanjian gencatan senjata mulai berlaku pada 10 Oktober, lapor pihak berwenang pada Minggu (30/11/2025)).
Sebagian besar para korban adalah perempuan dan anak-anak, demikian pernyataan Kantor Media Pemerintah Gaza.
Menurut kantor tersebut 38 orang ditahan secara sewenang-wenang oleh tentara Israel, mendokumentasikan 591 pelanggaran gencatan senjata oleh Israel, termasuk tembakan langsung terhadap warga sipil dan rumah serta tenda mereka, pemboman, dan pembongkaran rumah.
Pelanggaran-pelanggaran ini menunjukkan bahwa pendudukan Israel sengaja merusak kesepakatan dan menciptakan situasi penuh kekerasan di lapangan yang dapat mengancam keamanan dan stabilitas di Jalur Gaza,” tambah pernyataan itu.
Serangan Israel yang terus berulang meski tercapainya gencatan senjata “merupakan kejahatan sistematis yang bertujuan memperluas kehancuran dan menghukum penduduk secara kolektif, yang merupakan pelanggaran berat terhadap Konvensi Jenewa,” kata pernyataan itu.
Kesepakatan gencatan senjata, yang dimediasi oleh Turki, Mesir, dan Qatar, serta didukung oleh AS, mulai berlaku pada 10 Oktober untuk menghentikan serangan Israel selama dua tahun yang telah menewaskan lebih dari 70.000 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak, dan melukai lebih dari 170.000 orang lainnya sejak Oktober 2023.
(Yan Kusuma/goeh)
-
NASIONAL12/03/2026 20:45 WIBSegini Harta Kekayaan Yaqut Cholil Qoumas yang Kini Ditahan KPK
-
JABODETABEK12/03/2026 05:30 WIBBMKG Prediksi Langit Jabodetabek Berawan Kamis Ini
-
FOTO12/03/2026 23:38 WIBFOTO: Herwyn Malonda Luncurkan Buku Bawaslu di Tengah Era Big Data
-
NASIONAL12/03/2026 20:21 WIBTerbukti Rugian Negara Rp622 Miliar, KPK Tahan Yaqut Cholil Qoumas
-
EKBIS12/03/2026 09:30 WIBRupiah Tergelincir ke Rp16.899 di Awal Perdagangan
-
NUSANTARA12/03/2026 15:30 WIBBMKG: Cuaca Ekstrem Ancam Jalur Penerbangan Timur
-
EKBIS12/03/2026 10:30 WIBIHSG Hari Ini Melemah di Tengah Tekanan Global
-
OTOTEK12/03/2026 19:30 WIBSiap Tandingi Ferrari dan McLaren, BYD Berencana Gabung di Formula 1

















