Connect with us

EKBIS

BI Banten Mulai Layani Penukaran Uang Baru Idul Fitri

Aktualitas.id -

Warga melakukan penukaran uang di kas keliling di Kota Serang, Banten, beberapa waktu lalu. (Antara/Desi Purnama Sari)

AKTUALITAS.ID – BI Banten telah menyiapkan puluhan titik layanan untuk memfasilitasi penukaran uang bagi warga Banten. Rinciannya meliputi sembilan titik layanan kas keliling, 57 titik layanan di loket perbankan, serta tiga titik layanan terpadu.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten menggandeng 10 bank umum untuk membuka layanan terpadu penukaran uang baru guna memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 2026.

Kepala BI Banten, Ameriza M Moesa, menyatakan bahwa sinergi dengan perbankan ini merupakan upaya untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan akses bagi masyarakat yang ingin menukarkan uang pecahan.

“Untuk kegiatan penukaran, seperti tahun lalu kita menyediakan layanan kas keliling, kemudian layanan melalui loket perbankan, dan yang ketiga ada layanan terpadu. Untuk layanan terpadu ini kita bareng-bareng bekerja sama dengan 10 bank,” kata Ameriza, di Serang, Banten, Senin (16/2/2026).

Ameriza menjelaskan, layanan terpadu tersebut akan disebar di tiga titik utama, di mana salah satunya akan dipusatkan di kawasan KP3B (Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten).

“Bagi masyarakat yang ingin mengetahui detail lokasi penukarannya, seperti di Tangerang di mana, di Lebak di mana, teman-teman bisa langsung membuka dan mengeceknya di situs pintar.bi.go.id,” tambahnya.

Kegiatan layanan penukaran uang ini merupakan bagian dari rangkaian program Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2026. Program ini dijadwalkan berlangsung sejak 13 Februari hingga 15 Maret 2026, dengan acara peluncuran khusus untuk wilayah Banten pada 19 Februari.

Untuk mendukung kelancaran seluruh layanan penukaran tersebut, BI Banten pada tahun ini telah menyiapkan persediaan uang tunai sebesar Rp3,2 triliun yang terdiri atas Rp2,78 triliun uang pecahan besar dan Rp420 miliar uang pecahan kecil.

(Yan Kusuma/goeh)

TRENDING