Berita
Penasihat Senior Pemimpin Iran Positif Virus Corona Bertambah
Ali Akbar Velayati yang merupakan Penasihat Senior Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dilaporkan juga positif virus corona. Kejadian ini membuat dia menjadi penasihat kedua yang terinfeksi, sekaligus menambah jumlah pejabat di Iran yang tertular virus mematikan tersebut. “Ali Akbar Velayati, yang juga Kepala Rumah Sakit Daneshvari di Teheran, melakukan kontak dengan banyak pasien virus […]
Ali Akbar Velayati yang merupakan Penasihat Senior Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dilaporkan juga positif virus corona.
Kejadian ini membuat dia menjadi penasihat kedua yang terinfeksi, sekaligus menambah jumlah pejabat di Iran yang tertular virus mematikan tersebut.
“Ali Akbar Velayati, yang juga Kepala Rumah Sakit Daneshvari di Teheran, melakukan kontak dengan banyak pasien virus corona dalam beberapa pekan belakangan. Beliau terinfeksi dan saat ini dalam karantina,” demikian laporan kantor berita semi resmi Iran, Fars, yang dikutip Middle East Eye, Jumat (13/3).
Sebelumnya salah satu penasihat Khamenei, Mohammad Mirmohammadi, meninggal setelah terinfeksi virus tersebut.
Selain itu, Penasihat Menteri Luar Negeri Iran, Hossein Sheikholeslam, meninggal akibat terinfeksi virus corona.
Pejabat lain yang meninggal akibat virus corona termasuk dua anggota parlemen, Mohammad Ali Ramezani, dan Mojtaba Pourkhanali, seorang pejabat kementerian pertanian. Keduanya berasal dari Gilan, salah satu provinsi dengan kasus corona terparah di Iran.
Wakil Presiden Iran Urusan Perempuan dan Keluarga Massoumeh Ebtekar dinyatakan positif mengidap virus corona, begitu juga Wakil Menteri Kesehatan, Iraj Harirchi.
Sebanyak 23 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Iran juga dilaporkan positif tertular virus corona. Anggota parlemen Tehran Fatemeh Rahbar saat ini dalam keadaan koma setelah terinfeksi.
Khamenei memerintahkan supaya militer di Iran saat ini harus bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan untuk menanggulangi penyebaran virus tersebut. Sebab, jumlah korban meninggal terus meningkat dan saat ini sudah mencapai 429 orang.
Sedangkan jumlah kasus infeksi mencapai 10.075 orang. Hal itu membuat Iran menjadi salah satu negara dengan korban tertinggi akibat wabah virus corona di kawasan Timur Tengah.
“Terkait adanya bukti yang meningkatkan kemungkinan bahwa peristiwa ini adalah serangan senjata biologis, kerja sama ini juga sebagai ajang untuk pertahanan biologis,” kata Khamenei.
-
FOTO19/02/2026 13:54 WIBFOTO: KKP Pastikan Stok dan Harga Ikan Aman Selama Bulan Ramadan 2026
-
OTOTEK19/02/2026 17:30 WIBPenghargaan Edmunds Top Rated Car 2026 Diraih Honda Civic Hybrid
-
NUSANTARA19/02/2026 19:30 WIBKapal KM Marina 7 Terbakar Satu orang Meninggal
-
EKBIS19/02/2026 09:30 WIBIHSG Tembus 8.343, Investor Asing Catat Beli Bersih Rp1,44 Triliun
-
DUNIA19/02/2026 12:00 WIBHamas Ultimatum Israel: Jangan Gunakan BoP Trump untuk Lanjutkan Agresi di Gaza
-
NASIONAL19/02/2026 13:00 WIBMenteri Sekretaris Negara: Kritik Mahasiswa Harus dengan Etika
-
PAPUA TENGAH19/02/2026 19:45 WIBSuku Mee dan Suku Kamoro Desak Pemerintah Segera Wujudkan Perdamaian di Kapiraya
-
NUSANTARA19/02/2026 16:30 WIBPasar Ramadhan Palangkaraya Dimaraikan 488 Lapak Pedagang

















