Berita
Israel Tangkap 10 Warga Palestina usai Bentrokan di Masjid Al – Aqsa
Polisi Israel menangkap 10 warga Palestina selama bentrokan di kompleks masjid Al-Aqsa Yerusalem, pada Jumat (18/6). Seorang reporter AFP mengatakan sekitar 1.000 orang berkumpul di kompleks itu setelah salat Jumat dengan meneriakkan “Tuhan Maha Besar” dan beberapa mengibarkan bendera Palestina. Kemudian, sejumlah demonstran melemparkan batu ke arah polisi yang datang lokasi tersebut. “Beberapa lusin pemuda mulai mengganggu ketertiban dan melemparkan batu […]
Polisi Israel menangkap 10 warga Palestina selama bentrokan di kompleks masjid Al-Aqsa Yerusalem, pada Jumat (18/6).
Seorang reporter AFP mengatakan sekitar 1.000 orang berkumpul di kompleks itu setelah salat Jumat dengan meneriakkan “Tuhan Maha Besar” dan beberapa mengibarkan bendera Palestina.
Kemudian, sejumlah demonstran melemparkan batu ke arah polisi yang datang lokasi tersebut.
“Beberapa lusin pemuda mulai mengganggu ketertiban dan melemparkan batu ke arah polisi,” kata polisi dalam sebuah pernyataan yang dikutip dari AFP.
Al-Aqsa adalah situs tersuci ketiga dalam Islam, dan juga dihormati oleh orang Yahudi sebagai Temple Mount, di mana dua kuil berdiri di zaman kuno. Kompleks Al-Aqsa terletak di Yerusalem timur, yang dicaplok Israel pada tahun 1967, sebuah langkah yang tidak diakui oleh sebagian besar masyarakat internasional.
Bulan Sabit Merah Palestina menyatakan sembilan orang terluka, termasuk tiga dirawat di rumah sakit dalam konfrontasi, dengan luka-luka akibat “pemukulan, peluru karet dan bom suara”.
Konfrontasi itu terjadi setelah warga Palestina memprotes kaum nasionalis Yahudi yang berbaris melalui Yerusalem timur yang dicaplok Israel pada Selasa, meneriakkan penghinaan terhadap Islam dan meneriakkan “Matilah orang Arab”.
Bentrokan antara polisi dengan jamaah Muslim pada awal Mei meningkat menjadi pertempuran paling berdarah dalam beberapa tahun, dengan konflik meletus antara Israel dan militan Palestina di Gaza.
Setelah perang selama 11 hari, Israel dan penguasa Hamas di Gaza menyepakati gencatan senjata pada 21 Mei lalu.
Pada Kamis lalu, polisi menyatakan mereka menangkap delapan orang yang berdemonstrasi di Gerbang Damaskus, sebuah pintu masuk ke Kota Tua Yerusalem, tempat pawai nasionalis Yahudi berkumpul.
Polisi Israel juga menangkap imam dan khatib Masjid Agung di kota Lid, Sheikh Yousef al-Baz.
Polisi Israel menjelaskan bahwa al-Baz ditangkap atas tuduhan penghasutan setelah memposting sebuah unggahan di media sosial pada 15 Juni.
-
NASIONAL22/04/2026 11:00 WIBHadapi Dampak Gejolak Global, Kapolri Perintahkan 7.000 Pasukan Brimob Siaga Penuh
-
POLITIK22/04/2026 10:00 WIBHeboh! Ratusan Kasus Asusila Libatkan Penyelenggara Pemilu
-
FOTO22/04/2026 14:38 WIBMomentum Hari Kartini, Maxim Berikan Voucher BBM Gratis kepada Pengemudi Perempuan
-
RIAU22/04/2026 16:00 WIBDiburu Hingga ke Pelosok Desa, Tim Opsnal Tangkap Tiga Pengedar Narkoba
-
PAPUA TENGAH22/04/2026 13:00 WIBJohannes Rettob Buka TMMD ke-128, Fokus Infrastruktur dan Pemberdayaan Warga
-
PAPUA TENGAH23/04/2026 00:01 WIBMenembus Ombak demi Wajah Baru Keakwa
-
POLITIK23/04/2026 06:00 WIBSahroni Tegaskan Masa Jabatan Ketum Parpol Bukan Urusan KPK
-
JABODETABEK22/04/2026 14:30 WIBMotor Ditarik, Warga Cakung Melawan Debt Collector

















