OLAHRAGA
Atlet Muda Taekwondo Indonesia Ikuti “Tashkent 2026 World Taekwondo Junior Championships” di Uzbekistan
AKTUALTAS.ID – Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) pada beberapa waktu lalu mengirimkan Atlet Yunior Taekwondo guna mengikuti kejuaraan dunia “Tashkent 2026 World Taekwondo Junior Championships” di Tashkent, Uzbekistan.
Tim Taekwondo Indonesia yang mengikuti event tersebut terdiri dari Lia Karina (pelatih nasional), Nisa Anggita (Masseur) dan tiga orang atlet yaitu Audrey Davin (-48 kg), Gentza Erlangga (-73 kg) dan Queenita Keisha (-49 kg).
Ketua Umum PBTI, Letjen TNI Richard Tampubolon, S.H.,M.M., mengatakan bahwa pada kejuaraan “Tashkent 2026 World Taekwondo Junior Championships” para Atlet Muda Taekwondo Indonesia memberikan beberapa kejutan dengan mengalahkan atlet dari Spanyol, Slovakia, Italia, dan Prancis.
“Audrey Davin sempat masuk delapan besar, namun gagal melanjutkan pertandingan berikutnya. Meski para Atlet Muda Taekwondo Indonesia belum berhasil merebut medali, saya masih bisa bangga dengan capaiannya ini,” ucapnya, saat dikonfirmasi pada Selasa (21/4/2026)
KRichard Tampubolon berharap seluruh Atlet Pelatnas Taekwondo Indonesia dapat memberikan hasil terbaik pada kejuaraan-kejuaraan mendatang ditingkat internasional. “Dengan persiapan dan evaluasi yang matang, saya yakin akan bisa memenuhi target prestasi,” tutupnya.
(Ari Wibowo/goeh)
-
OTOTEK02/08/2026 14:00 WIBBRIN Ingatkan Orbit Bumi Makin Padat Ancaman Tabrakan Satelit Mengintai
-
DUNIA02/08/2026 15:00 WIBBelasan Turis Asing Tewas dalam Kecelakaan Pesawat di Peru
-
OASE02/08/2026 05:00 WIBIni Tujuan Allah Menciptakan Laki-laki dan Perempuan Menurut Al-Qur’an
-
JABODETABEK02/08/2026 05:30 WIBMau Liburan Besok Cek Dulu Ramalan Cuaca BMKG
-
NUSANTARA01/08/2026 22:00 WIBDedi: Oknum Dishub Bekasi Pemeras Sopir Truk Diminta Dipecat
-
NUSANTARA02/08/2026 13:00 WIBWasit Tarkam Dikeroyok Suporter Laga Langsung Ricuh
-
DUNIA01/08/2026 21:00 WIBTrauma Perang Gaza Jadi Sorotan Usai 16 Tentara Israel Bunuh Diri
-
NASIONAL01/08/2026 23:00 WIBIstana Bantah Isu Ancaman di Balik Pagar Tinggi Mal

















