Berita
Bupati Dodi Reza Minta Daging Kurban Dibungkus Pelepah Pinang dan Daun Pisang
AKTUALITAS.ID – Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA meminta seluruh petugas pembagian daging kurban di Kabupaten Muba menggunakan pelepah pinang dan dedaunan seperti daun pisang, daun jati ataupun anyaman bambu untuk wadah daging kurban yang akan dibagikan ke warga. Pelepah pinang dan daun pisang digunakan sebagai pengganti kantong plastik agar Muba tetap […]
AKTUALITAS.ID – Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA meminta seluruh petugas pembagian daging kurban di Kabupaten Muba menggunakan pelepah pinang dan dedaunan seperti daun pisang, daun jati ataupun anyaman bambu untuk wadah daging kurban yang akan dibagikan ke warga.
Pelepah pinang dan daun pisang digunakan sebagai pengganti kantong plastik agar Muba tetap ramah lingkungan sebagaimana yang telah digencarkan Bupati Dodi Reza selama ini.
“Jadi saya minta seluruh petugas kurban di Muba manfaatkan pelepah pinang dan daun pisang untuk wadah daging kurban. Selain ramah lingkungan menghemat pengeluaran panitia kurban, bisa juga gunakan daun jati atau anyaman bambu. Prinsipnya bahan yang ramah lingkungan pengganti kantong plastik,” ungkap Kepala Daerah Inovatif tersebut.
Ketua Umum KADIN Sumsel ini juga menambahkan, pelepah pinang dan daun pisang di Muba sangat banyak. Saat ini bertahap rumah makan di Muba berangsur memanfaatkan pelepah pinang sebagai pengganti stryofoam wadah makanan.
“Sekarang juga kerajinan pelepah pinang dari Muba sudah banyak pesanan dari luar provinsi yang sebagian dimanfaatkan oleh restoran dan rumah makan,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima aktualitas.id , Kamis (15/7/2021).
Sementara itu, Sekretaris Daerah Muba Drs Apriyadi MSi menyebutkan Pemkab Muba akan meminta seluruh petugas kurban pada perayaan Idul Adha 1442 H kali ini membagikan daging kurban secara door to door.
“Saat ini masih pandemi, jangan sampai ada kerumunan. Jadi, daging kurban nantinya dibagikan panitia kurban door to door atau rumah ke rumah,” terangnya.
Kandidat Doktor Universitas Sriwijaya ini menambahkan, setiap titik lokasi pelaksanaan penyembelihan kurban wajib disiapkan tempat cuci tangan dan seluruh panitia wajib mematuhi prokes COVID-19.
“Panitia harus tegas, larang warga menyaksikan penyembelihan hewan kurban agar tidak terjadi kerumunan,” pungkasnya.
-
PAPUA TENGAH16/02/2026 16:46 WIBPria Paruh Baya di Mimika Ditemukan Gantung Diri
-
NASIONAL16/02/2026 18:30 WIBBareskrim: AKBP Didik Miliki Narkoba untuk Konsumsi
-
PAPUA TENGAH16/02/2026 15:16 WIBTiga Unsur Ini Punya Peran Penting untuk Penyelesaian Tapal Batas Kapiraya
-
RAGAM16/02/2026 13:30 WIBHilal Diprediksi Tak Terlihat 17 Februari, Ini Perkiraan Awal Ramadan 2026 di Berbagai Negara
-
OLAHRAGA16/02/2026 19:41 WIBDidukung PTFI, Tiga Pemain PFA Tempah Kemampuan di Klub Austria
-
OLAHRAGA16/02/2026 20:30 WIBBayern Muenchen Masih Perkasa di Puncak Klasemen
-
NUSANTARA16/02/2026 12:30 WIBKepergok Curi Motor, Maling di Rangkasbitung Jadi Bulan-bulanan Warga
-
NUSANTARA16/02/2026 14:30 WIBWaspada! Daftar Wilayah Berpotensi Hujan Sangat Lebat 16-21 Februari 2026 Menurut BMKG

















