Berita
Ingin Hasil TWK Diterima, Sejumlah Pegawai KPK Tak Bersedia Dibina Kemenhan
AKTUALITAS.ID – Sebanyak 24 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dinyatakan gagal dalam asesmen tes wawasan kebangsaan (TWK) direncanakan mengikuti pendidikan dan pelatihan bela negara dan wawasan kebangsaan bersama Kementerian Pertahanan (Kemenhan). Diketahui dari 75 pegawai KPK tak lulus TWK, 24 orang di antaranya dinyatakan masih bisa dibina. Adapun 51 lainnya masuk kategori “merah” dan […]
AKTUALITAS.ID – Sebanyak 24 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dinyatakan gagal dalam asesmen tes wawasan kebangsaan (TWK) direncanakan mengikuti pendidikan dan pelatihan bela negara dan wawasan kebangsaan bersama Kementerian Pertahanan (Kemenhan).
Diketahui dari 75 pegawai KPK tak lulus TWK, 24 orang di antaranya dinyatakan masih bisa dibina. Adapun 51 lainnya masuk kategori “merah” dan akan diberhentikan pada November 2021.
Salah seorang pegawai yang masuk daftar 24, Ita Khoiriyah dari staf humas KPK mengkonfirmasi bahwa 4 orang pegawai enggan mengikuti diklat di Kemenhan.
“Kalau 4 orang lainnya tanda tangan surat tidak bersedia dibina,” kata Ita kepada awak media, Rabu, (14/7/2021).
Ita sendiri bersama tiga pegawai lainnya belum menandatangani kesediaan untuk mengikuti diklat. Hal itu diputuskan mereka karena mereka inginnya hasil TWK diterima terlebih dahulu.
“Saya dan setahu saya tiga orang lainnya tidak menandatangani surat pernyataan kesediaan atau tidak kesediaan pembinaan kalau tidak dibuka hasil TWK kami pribadi,” kata Ita.
Sementara mengenai 16 pegawai KPK lainnya apakah akan mengikuti diklat bela negara dan wawasan kebangsaan, Ita mengaku tak tahu-menahu keputusan masing-masing.
-
NUSANTARA30/07/2026 07:30 WIBKonflik Arisan Online Diduga Berujung Penculikan Balita di Makassar
-
EKBIS30/07/2026 09:30 WIBIHSG Bangkit 0.4% Usai 6 Hari Tumbang
-
JABODETABEK30/07/2026 08:30 WIBBawa Kabur Rp 1,2 M, Nasib Maling Pecah Kaca Berakhir di Tangan Polisi
-
POLITIK30/07/2026 07:00 WIBDKPP Tak Tebang Pilih, Anggota Sendiri Kena Peringatan Keras
-
POLITIK30/07/2026 13:00 WIBBawaslu Bongkar Modus Baru Politik Uang Digital
-
POLITIK30/07/2026 10:00 WIBSurvei SMRC: Dedi Mulyadi Salip Prabowo
-
DUNIA30/07/2026 08:00 WIBGempa Dahsyat Jepang Tewaskan 13 Orang
-
POLITIK30/07/2026 09:00 WIBPutusan DKPP Terbit, Tio: Saya Tidak Akan Melawan

















