EKBIS
Senin Pagi, Rupiah Tertekan ke Rp17.620
AKTUALITAS.ID – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) membuka awal pekan dengan pergerakan fluktuatif dan cenderung tertekan. Pada pembukaan perdagangan Senin (14/9/2026), mata uang Garuda melemah 3 poin atau 0,02 persen ke posisi Rp17.614 per dolar AS, bergeser dari penutupan akhir pekan lalu di level Rp17.611.
Tekanan terhadap rupiah berlanjut pada pukul 09.12 WIB, di mana data pasar spot menunjukkan koreksi lanjutan ke level Rp17.620 per dolar AS (turun 0,05 persen). Kendati demikian, volatilitas pasar pagi ini cukup tinggi. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah sempat menyentuh posisi Rp17.605 per dolar AS, sementara Yahoo Finance mencatat angka Rp17.606 per dolar AS pada rentang waktu yang berdekatan.
Pelemahan rupiah sejalan dengan tren suram di bursa Asia. Mayoritas mata uang kawasan Asia Pasifik berguguran merespons penguatan indeks dolar AS yang merangkak naik dari 99,12 menjadi 99,19.
Berikut adalah peta pergerakan mata uang Asia terhadap dolar AS pagi ini:
Won Korea Selatan memimpin kejatuhan terdalam dengan koreksi 0,25 persen.
Baht Thailand dan Peso Filipina masing-masing melemah 0,21 persen dan 0,19 persen.
Dolar Taiwan turun 0,14 persen, disusul Yen Jepang (-0,12 persen), dan Dolar Singapura (-0,09 persen).
Yuan China menjadi satu-satunya mata uang di kawasan Asia yang berhasil melawan arus dengan mencetak penguatan tipis 0,06 persen.
Efek keperkasaan dolar AS tidak hanya merontokkan pasar Asia, tetapi juga menekan mata uang utama negara maju. Euro Eropa tercatat turun 0,12 persen, dolar Australia anjlok 0,29 persen, franc Swiss melemah 0,09 persen, dan poundsterling Inggris terkoreksi 0,05 persen. Di jajaran negara maju, hanya dolar Kanada yang mampu mencatat penguatan marjinal sebesar 0,01 persen.(Firman/Mun)
-
NUSANTARA29/10/2026 07:30 WIBPaman Mau Perkosa Keponakan, Lansia Penolong Malah Dihajar Hingga Tewas
-
NASIONAL29/10/2026 07:00 WIBDPR Pasang Target Ambisius untuk RUU Perampasan Aset
-
NASIONAL29/10/2026 10:00 WIBDemo Bukan Perang! Koalisi Sipil Desak Pasukan TNI Ditarik dari Jalanan Jakart
-
JABODETABEK29/10/2026 05:30 WIBBMKG: Hujan Petir Diprediksi Guyur Sejumlah Wilayah Jakarta
-
NASIONAL29/10/2026 06:00 WIBDasco Minta Kritik Kabut Asap Dijawab dengan Penegakan Hukum
-
NASIONAL29/10/2026 11:00 WIBErna Sari Dewi: Pemuda Jangan Cuma Jadi Penonton Perubahan
-
EKBIS29/10/2026 10:30 WIBBaru Naik Dua Hari, Emas Antam Mendadak Berbalik Arah
-
NUSANTARA29/10/2026 11:30 WIBRibuan Rumah Terendam Banjir di Medan
















