Connect with us

NUSANTARA

Bobby Nasution Minta Redam Pemberitaan MBG

Aktualitas.id -

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, foto: Ist

AKTUALITAS.ID – Tragedi keracunan massal Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo memasuki babak baru yang memilukan. Dua siswi korban keracunan, Febiona dan Agnesia, tak hanya mengalami kerusakan fisik parah, tetapi juga hancur secara psikologis akibat cyberbullying atau perundungan dari warganet.

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, mengungkap bahwa kedua siswi tersebut kini mengalami gangguan mental. Alih-alih mendapat simpati, mereka justru dihujat dan dituduh hanya mencari perhatian (caper) di media sosial.

“Anak-anak ini perlu dipulihkan kesehatan medis dan mentalnya. Saya minta tolong, jangan terlalu di-blow up. Ada yang terganggu mentalnya karena komentar negatif dan cyberbullying,” tegas Bobby di Bandara Kualanamu, Sabtu (12/9/2026).

BACA JUGA  Ratusan Siswa PAUD-SMP Keracunan Makan Bergizi Gratis di Anambas

Bobby menepis anggapan bahwa imbauan ini adalah bentuk pembungkaman atau upaya menutupi kasus. Menurutnya, tim medis bahkan sampai melarang kedua korban bermain media sosial agar proses penyembuhan tak makin terhambat oleh tekanan publik.

Kondisi fisik kedua siswi ini memang yang paling mengkhawatirkan di antara 353 pelajar yang keracunan pada 13 Agustus 2026 lalu. Febiona dilaporkan mengalami kejang-kejang hingga hilang ingatan, sementara Agnesia menderita komplikasi pada bagian ginjal.

Kritisnya kondisi kedua korban membuat Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, turun tangan langsung. Atas perintah Wapres, Febiona dan Agnesia langsung dievakuasi ke rumah sakit di Jakarta untuk penanganan khusus.

“Pak Wapres minta anak yang indikasi medis dan traumanya lebih tinggi langsung dibawa ke Jakarta. Penanganannya dimonitor langsung oleh beliau,” ungkap Bobby.

BACA JUGA  Diduga Keracunan MBG, Puluhan Siswa SMKN 11 Semarang Jalani Perawatan Medis

Selama perawatan di ibu kota, tim dokter dari Sumatera Utara akan terus mendampingi kedua korban guna memastikan riwayat penanganan medis mereka terkoordinasi dengan baik. Keselamatan dan pemulihan total baik fisik maupun mental kini menjadi prioritas utama pemerintah. (Irawan/Mun)

TRENDING