Connect with us

NASIONAL

Ning Lia Dorong Polri Tetap Humanis dan Profesional

Aktualitas.id -

Ning Lia Dorong Polri Tetap Humanis dan Profesional

AKTUALITAS.ID – Sinergi antara DPD RI dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dinilai penting untuk memperkuat komunikasi antara masyarakat dan aparat penegak hukum. Senator diharapkan dapat menjadi salah satu jembatan dalam menyampaikan aspirasi masyarakat sekaligus mendorong penyelesaian berbagai persoalan melalui jalur yang tepat.

Hal tersebut mengemuka dalam pertemuan Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama, dengan Wakapolrestabes Surabaya AKBP Rosyid Hartanto, di Polrestabes Surabaya Jumat (11/9/2026).

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana terbuka dan humanis itu menjadi ruang dialog untuk memperkuat komunikasi sekaligus menyamakan pandangan mengenai pelayanan kepada masyarakat, penegakan hukum yang profesional, serta upaya menjaga keamanan dan kondusifitas.

Lia Istifhama yang akrab disapa Ning Lia mengatakan, sebagai wakil daerah di tingkat nasional, anggota DPD RI memiliki tanggung jawab untuk mendengar dan meneruskan berbagai aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat kepada institusi terkait.

BACA JUGA  Pilkada Surabaya, Gerindra akan Usung Mantan Kapolda Jatim

Menurut dia, komunikasi dengan aparat penegak hukum menjadi penting ketika terdapat aspirasi masyarakat yang membutuhkan penjelasan maupun tindak lanjut sesuai kewenangan masing-masing lembaga.

“Kami memberikan dukungan terhadap setiap langkah positif yang dilakukan Polrestabes Surabaya. Ketika komunikasi dibuka, masyarakat bisa memperoleh penjelasan secara utuh dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang hanya melihat persoalan dari satu sisi,” ujar politisi pecinta batik tersebut.

Ia menilai sinergi antara DPD RI dan Polri bukan untuk mencampuri proses penegakan hukum. Sebaliknya, komunikasi antar lembaga diperlukan agar aspirasi masyarakat dapat tersampaikan sekaligus memastikan masyarakat memperoleh akses informasi dan pelayanan secara proporsional.

Ning Lia menegaskan, anggota DPD RI memiliki posisi strategis sebagai penghubung aspirasi daerah dengan berbagai institusi negara. Karena itu, komunikasi dengan kepolisian menjadi bagian penting dalam menyampaikan persoalan yang berkembang di masyarakat.

BACA JUGA  Nasib Hakim yang Bebaskan Ronald Tannur Ditentukan Awal September

Di tengah derasnya informasi melalui media sosial, menurut Ning Lia, komunikasi langsung juga dibutuhkan untuk menghindari kesimpulan yang dibangun hanya berdasarkan informasi dari satu pihak.

Sementara itu, Wakapolrestabes Surabaya AKBP Rosyid Hartanto menekankan pentingnya komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat. Kepolisian terbuka terhadap aspirasi maupun informasi yang disampaikan masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban.

Rosyid juga menegaskan setiap persoalan yang masuk ke kepolisian akan ditangani secara profesional sesuai ketentuan hukum. Komunikasi dan dialog tetap diperlukan agar situasi di masyarakat tetap kondusif.

Bagi Ning Lia, pendekatan humanis harus berjalan beriringan dengan profesionalitas aparat. Penegakan hukum membutuhkan ketegasan, namun keterbukaan komunikasi juga diperlukan untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.

BACA JUGA  Ratusan Siswa Surabaya Tumbang Usai Santap Makan Bergizi Gratis

Pertemuan tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya membangun sinergi antara lembaga perwakilan daerah dan aparat penegak hukum. DPD RI dapat menjadi jembatan aspirasi masyarakat, sementara kepolisian menjalankan kewenangan penegakan hukum secara profesional dan independen.

Ning Lia berharap komunikasi semacam itu terus diperkuat, tidak hanya ketika muncul persoalan, tetapi juga sebagai bagian dari upaya membangun kepercayaan publik.

“Yang terpenting adalah bagaimana komunikasi tetap terjaga, persoalan dapat dicarikan solusi secara objektif, dan masyarakat mendapatkan rasa aman,” tutupnya. (Mun)

TRENDING