Berita
PKS Berharap Peran Agama tak Dihilangkan dalam Proses Pembangunan Negeri
AKTUALITAS.ID – Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ahmad Syaikhu, berharap peran agama tidak dihilangkan dalam proses pembangunan di negeri ini. Menurutnya, jika peran agama dihilangkan maka mengkhianati perjuangan pendiri bangsa dan mengabaikan visi Ketuhanan. “Jika ada kebijakan yang berusaha memarjinalkan atau bahkan bercita-cita menghilangkan peran agama dalam proses pembangunan di negeri ini maka itu adalah […]
AKTUALITAS.ID – Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ahmad Syaikhu, berharap peran agama tidak dihilangkan dalam proses pembangunan di negeri ini. Menurutnya, jika peran agama dihilangkan maka mengkhianati perjuangan pendiri bangsa dan mengabaikan visi Ketuhanan.
“Jika ada kebijakan yang berusaha memarjinalkan atau bahkan bercita-cita menghilangkan peran agama dalam proses pembangunan di negeri ini maka itu adalah tindakan yang mengkhianati perjuangan pendiri bangsa dan mengabaikan visi ketuhanan,” ujarnya dalam pidato kebangsaan di HUT ke-50 CSIS, Jumat (20/8/2021).
Syaikhu menyebut, bila peran agama dihilangkan maka harus dikoreksi dan diluruskan kembali. Kata dia, visi Ketuhanan adalah bukti nyata bahwa kepemimpinan bangsa harus dimulai dengan semangat yang harus dihormati dan memuliakan ajaran dan nilai-nilai agama.
“Insinyur Soekarno, Doktor Mohammad Hatta, Mohammad Natsir, Haji Agus Salim, Panglima Besar Jenderal Soedirman, Kyai Haji Wahid Hasyim, Ki Bagus Hadikusumo, dan Mr A.A Maramis dan para pendiri bangsa lainnya menyadari bahwa amanah kepemimpinan tidak hanya berdimensi duniawi, tapi juga dimensi ukhrawi,” tuturnya.
Syaikhu menegaskan, kepemimpinan tidak hanya membangun kemajuan fisik berdimensi material. Namun juga membangun jiwa yang berdimensi spiritual trasedental.
“Pembangunan sebuah bangsa harus mampu menciptakan kemajuan peradaban material, sekaligus peradaban spiritual, inilah kalau dalam bahasa Alquran yang saya yakini disebut Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur, hal itu juga tercermin dari lagu kebangsaan kita bangunlah jiwanya, bangunlah badannya untuk Indonesia Raya,” pungkasnya.
-
POLITIK08/10/2026 09:00 WIBKPU Angkat Bicara soal Syarat Pendidikan Gibran
-
POLITIK08/10/2026 09:15 WIBWawan Leak Desak Wapres Gibran Ditangkap dan Diadili
-
PAPUA TENGAH08/10/2026 06:00 WIBLolos Diskualifikasi Tapi Cacat Bukti, KPU Siapkan Aturan Baru
-
JABODETABEK08/10/2026 06:30 WIBAwas SIM Mati! Buruan Cek 5 Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini
-
POLITIK07/10/2026 20:00 WIBAzhar Adam: Penunjukan Bahlil-Sarmuji Bukan Sekadar Jatah Politik
-
NUSANTARA07/10/2026 23:00 WIBBMKG: Ombak Raksasa Mengancam Sejumlah Perairan
-
NASIONAL08/10/2026 10:00 WIBDPR Ketok Biaya Haji 2027 Resmi Dipatok Rp98,4 Juta
-
OASE08/10/2026 05:00 WIBAl-Qur’an Ungkap Sisi Lain Emas yang Jarang Disadari
















