Berita
DPR Dorong Pemerintah Gratiskan Vaksin Booster untuk Masyarakat
AKTUALITAS.ID – Komisi IX DPR RI mendorong agar pemerintah menggratiskan vaksin booster untuk masyarakat. Pernyataan tersebut dikemukakan anggota Komisi IX DPR RI Muchamad Nabil Haroen (Gus Nabil), di Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat (7/1/2021). “Di rapat terakhir dengan Komisi IX DPR RI pemerintah melalui Menkes menyampaikan bahwa vaksin (booster) itu akan ada yang berbayar dan gratis. […]
AKTUALITAS.ID – Komisi IX DPR RI mendorong agar pemerintah menggratiskan vaksin booster untuk masyarakat. Pernyataan tersebut dikemukakan anggota Komisi IX DPR RI Muchamad Nabil Haroen (Gus Nabil), di Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat (7/1/2021).
“Di rapat terakhir dengan Komisi IX DPR RI pemerintah melalui Menkes menyampaikan bahwa vaksin (booster) itu akan ada yang berbayar dan gratis. Namun saya sendiri mendorong bagaimana agar vaksin booster ini gratis,” ujar anggota FPDIP asal Dapil 5 Jawa Tengah itu.
Gus Nabil beralasan, jika harus berbayar, akan menyulitkan pelaksanaan di lapangan. Karena untuk vaksin pertama dan kedua yang dulu direncanakan berbayar, pelaksanaannya juga tidak bisa dilakukan. Pemerintah kesulitan membedakan antara rakyat yang mampu dan kurang mampu.
“Belum lagi kalau ngomong mau atau tidak mau. Itu lebih sulit lagi. Seperti halnya vaksin dosis pertama dan kedua kemarin. Jadi untuk menyukseskan itu, sudahlah, gratisin saja. Saya kira pemerintah cukup punya uang,” tandasnya.
Menurut Gus Nabil, anggaran yang dimiliki pemerintah juga masih cukup jika vaksinasi Booster digratiskan. Apalagi demi keamanan warga negara. Komisi IX, lanjut dia, juga telah meminta kepada pemerintah untuk menggunakan anggaran kesehatan untuk mengantisipasi pandemi Covid-19 dan penulihan ekonomi masyarakat.
“Tetapi penggunaan anggaran tersebut tidak dengan cara membabi buta. Karena anggarannya juga terbatas,” katanya.
Terkait varian baru Omicron, Komisi IX sudah memperingatkan pemerintah agar meningkatkan whole Genome Sequencing (WGS). Meskipun jumlah kasus Covid-19 varian di Indonesia masih minim, tetapi perlu mewaspadai munculnya varian baru.
Terpisah, Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka menyebut, vaksin Booster di Kota Solo akan dimulai pekan depan.
“Minggu depan nanti segera kami jadwalkan. Booster itu penting juga, nanti kita akan kejar semua, tenang saja. Pokoknya kita kejar semua seperti biasanya, kita yang paling cepat,” tutup dia.
-
FOTO27/05/2026 22:23 WIBFOTO: Ketum AHY Kurban Sapi Limosin untuk Masyarakat Indonesia
-
RAGAM28/05/2026 06:30 WIBCatat! Pemotongan Hewan Kurban Ada Batas Akhirnya
-
NASIONAL28/05/2026 06:00 WIBDPR Akui Putusan MK Perkuat Keterwakilan Perempuan
-
DUNIA27/05/2026 16:00 WIBMenlu Sugiono: Gaza Bukti Gagalnya Dunia Tegakkan Keadilan
-
OASE28/05/2026 05:00 WIBAlam Nasroh Jadi Penenang di Tengah Kesulitan
-
NASIONAL27/05/2026 21:00 WIBKakorlantas: Polantas Harus Rangkul Ojol, Bukan Sekadar Menilang
-
POLITIK27/05/2026 17:00 WIBJokowi Gabung PSI, PDIP: Saat Presiden Saja Gagal Loloskan ke DPR, Apalagi Jadi Pembina
-
JABODETABEK28/05/2026 05:30 WIBBMKG: Jakarta Cerah di Hari Cuti Bersama

















