Berita
Kisah Nur Rochmad, Keterbatasan Tak Halangi Menggapai Cita-Cita
AKTUALITAS.ID – Faktor Ekonomi kadang menjadi salah satu faktor penghambat seseorang dalam mencapai apa yang diimpikan. Namun, hal ini tak berlaku untuk Nur Rochmad Kurnia Wijaya, praja IPDN asal pendaftaran D.I. Yogyakarta. Ia merupakan anak dari Alm. Sri Wijaya (Ayah) dan Yuni Qurniati (Ibu). Ayah Rochmad meninggal ketika ia masih berusia 3 tahun. Kini Rochmad […]
AKTUALITAS.ID – Faktor Ekonomi kadang menjadi salah satu faktor penghambat seseorang dalam mencapai apa yang diimpikan. Namun, hal ini tak berlaku untuk Nur Rochmad Kurnia Wijaya, praja IPDN asal pendaftaran D.I. Yogyakarta.
Ia merupakan anak dari Alm. Sri Wijaya (Ayah) dan Yuni Qurniati (Ibu). Ayah Rochmad meninggal ketika ia masih berusia 3 tahun. Kini Rochmad hanya tinggal berdua bersama ibunya.
Sebagai Ibu sekaligus Ayah, sayangnya ibu Rochmad harus kehilangan pekerjaannya pasca gempa yang menimpa Yogyakarta beberapa waktu silam, hingga ia hidup atas belas kasihan keluarga dan tetangga terdekat. Hingga akhirnya, ibunya memutuskan bergabung dengan beberapa tetangganya untuk membatik, upah yang tak seberapa ini ia gunakan untuk menghidupi keluarga kecilnya.
Kerja keras ibunya membuat Rocmad bertekad untuk melakukan segala upaya guna meringankan beban ibunya. Contohnya saja, ketika duduk di bangku SMA, Rocmad bergabung dengan Paskibraka sekolahnya. Kecintaannya terhadap Paskibraka ini membuat Rocmad memutuskan untuk melatih Tim Paskibraka. Dari sinilah Rochmad mendapatkan sedikit uang untuk memenuhi kebutuhan pribadinya.
Tak hanya itu, kerasnya kehidupan yang ia lalui membuat tekadnya kian bulat untuk masuk ke IPDN. Pasalnya, ia tak ingin membebani ibunya untuk membayar sekolahnya lagi, ia berharap dapat melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi tanpa harus mengeluarkan biaya atau gratis.
Rochmad memantapkan hatinya untuk mendaftar ke IPDN tanpa memberitahu ibunya, ia hanya ingin ibunya tak merasa terbebani atas keputusannya mendaftar ke pendidikan yang lebih tinggi. Hingga hari pengumuman penerimaan itu tiba ia baru memberitahu ibunya.
Kini, Rocmad berhasil lulus di IPDN. Keinginan untuk meringankan beban ibundanya yang kini tinggal seorang diri di Yogyakarta terpenuhi. Ia kini siap kembali ke pangkuan ibundanya dengan rasa bangga telah menjadi calon Aparatur Sipil Negara (ASN).
-
NUSANTARA23/03/2026 06:00 WIBEddy Soeparno: Transisi Energi Penting Hadapi Krisis Global
-
NUSANTARA22/03/2026 22:00 WIBBerburu Batik di Pekalongan Untuk Oleh-oleh Mudik
-
NASIONAL22/03/2026 23:00 WIBKPK: Tahanan Lain Bisa Mengajukan Permohonan Jadi Tahanan Rumah Seperti Yaqut
-
NUSANTARA23/03/2026 00:01 WIBJasamarga Terapkan “Contraflow” di Tol Jakarta-Cikampek
-
OASE23/03/2026 05:00 WIBSurah Al-‘Alaq Ajarkan Pentingnya Ilmu dan Ibadah
-
NUSANTARA23/03/2026 06:30 WIBDua Prajurit Marinir Gugur dalam Kontak Senjata dengan KKB
-
JABODETABEK23/03/2026 05:30 WIBBMKG: Jakarta Didominasi Awan Tebal Senin 23 Maret
-
EKBIS23/03/2026 13:00 WIBUltimatum 48 Jam Trump Picu Lonjakan Harga Minyak Dunia

















