Berita
Pemerintah Pertimbangkan Aspirasi Tanah Suku Dayak di Ibu Kota Baru
Pemerintah nantinya akan mengupayakan agar masyarakat Kalimantan mampu berbaur dengan ibu kota.
AKTUALITAS.ID – Majelis Adat Dayak Nasional meminta pemerintah memberikan jaminan atas tanah dan hutan adat seiring dengan rencana pemindahan ibu kota baru ke Kalimantan Timur. Majelis tersebut meminta agar masyarakat adat diberikan lahan 5 hektar (Ha) untuk tanah adat dan 10 ha untuk hutan adat.
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN), Bambang Brodjonegoro, mengatakan permintaan tersebut akan disampaikan kepada Kementerian Agraria dan Tata Ruang untuk dipertimbangkan. Sebab, kementerian tersebut yang berwenang mengatur alokasi lahan.
“Tentunya nanti akan kami sampaikan Kementerian ATR/BPN untuk melihat akomodasi dari permintaan tersebut. Tapi pada intinya yang sudah kami sampaikan masyarakat secara umum,” ujar Menteri Bambang di Kantornya, Jakarta, Kamis (17/10).
Menteri Bambang melanjutkan, pembangunan ibu kota baru nantinya tidak hanya infrastruktur tetapi juga daerah penyangga untuk masyarakat lokal. Pemerintah nantinya akan mengupayakan agar masyarakat Kalimantan mampu berbaur dengan ibu kota.
“Yang dibangun nanti tidak hanya di dalam wilayah ibu kota negara saja tapi juga mencakup daerah penyangga, sekelilingnya, termasuk bagaimana caranya membangun masyarakat lokal, sehingga masyarakat lokal nanti bisa berbaur dengan mudah di ibu kota baru tersebut,” jelasnya.
-
RAGAM07/03/2026 10:00 WIBPemerintah Blokir Akun Medsos Anak di Bawah 16 Tahun Mulai 28 Maret
-
EKBIS06/03/2026 22:00 WIBTASPEN Salurkan THR 3,2 Juta Pensiunan Tanpa Potongan
-
NASIONAL07/03/2026 06:00 WIBDiduga Lakukan Pencabulan, BGN Pecat Kepala SPPG Lampung Timur
-
JABODETABEK07/03/2026 06:30 WIBHujan Deras Picu Longsor di Kebon Baru Tebet
-
POLITIK07/03/2026 07:00 WIBPSHK: Revisi UU Pemilu Jangan Jadi Bancakan Elite Politik
-
OTOTEK06/03/2026 20:30 WIBCara Mudah Mengetahui Nomor WhatsApp yang Sering Dihubungi
-
DUNIA06/03/2026 21:00 WIBIran Sebut Invasi Darat AS akan Berujung Malu Besar
-
PAPUA TENGAH06/03/2026 20:42 WIBPelaku Kasus Perampasan Senjata Api TNI di Mile Post 50 Ditangkap

















