Berita
Tiga Turis asal China Hilang di Perairan Pulau Sangiang, Banten
Keenam turis itu menyelam bersamaan pada Minggu,
AKTUALITAS.ID – Tiga dari enam turis warga negara China dilaporkan hilang setelah menyelam di perairan Pulau Sangiang, Kabupaten Serang, Banten.
Menurut Badan SAR Nasional Banten, keenam turis itu menyelam bersamaan pada Minggu, (3/11). Namun setelah itu tiga di antara mereka tak kembali dan akhirnya rekan-rekan mereka yang selamat melapor kepada aparat pada Minggu malam.
Kepala Basarnas Banten Zaenal Arifin menjelaskan, mereka menyelam dalam dua grup. Grup pertama You Shi Jie (pria), Xu Jun (pria), dan Che Yin Xing (perempuan)–ketiganya selamat. Grup kedua terdiri Tan Xuz Tao (pria), Wan Bzng Yang (pria), dan Tian Yu (pria)–grup inilah yang hilang dalam penyelaman.
“Korban melakukan penyelaman dalam grup dengan tujuh orang: enam orang melakukan penyelaman, satu orang melakukan snorkeling; yang snorkeling bernama Yang Lixiang (pria),” kata Zaenal di Serang, Senin pagi.
Pencarian pun dilakukan bersama TNI AL dengan mengerahkan kapal TNI AL Tamposo, Badak, dan Sangiang. Aparat juga mengerahkan helikopter Basarnas yang sedang latihan di Pantai Anyer, Kapal Navigasi SAR Drupada Banten, ASDP Merak, KSOP Banten, dan PMI.
Hingga berita ini dipublikasikan, pencarian masih dilakukan oleh tim gabungan dan belum ditemukan titik terang terhadap ketiga warga asing itu.
-
PAPUA TENGAH24/04/2026 12:00 WIBDansatgas Tinjau Progres Pembangunan TMMD di Kampung Keakwa
-
OLAHRAGA24/04/2026 11:30 WIBJanice Tjen/Aldila Sutjiadi Melaju ke 16 Besar Madrid Open 2026
-
RAGAM24/04/2026 11:00 WIBHati-hati! Obat Kumur Bisa Menyebabkan Hipertensi
-
NUSANTARA24/04/2026 10:30 WIBDiduga Hanyut Hingga ke Sungai, Seorang Bocah Hilang di Lombok Tengah
-
EKBIS24/04/2026 21:00 WIBMenkeu: Revisi Aturan DHE SDA Akan Terbit Dalam Waktu Dekat
-
POLITIK24/04/2026 16:00 WIBNasDem: Capres Harus Kader Parpol Agar Termotivasi
-
DUNIA24/04/2026 13:00 WIBUni Eropa Terapkan Sanksi Baru ke Rusia
-
PAPUA TENGAH24/04/2026 22:00 WIBPemantauan Kasus Kekerasan di Puncak Diperkuat

















