Pembangunan Pasar Senen 1 dan 2 Siapkan Dana Rp900 miliar


Pasar Senen sebelum terbakar, (Foto: Ist)

Nantinya, bangunan terdiri dari enam lantai.

AKTUALITAS.ID – Proses pembangunan Pasar Senen, blok 1 dan blok 2, Jakarta Pusat, sudah mulai dilakukan pemasangan tiang pancang hari ini, Rabu, (20/11).

Wakil Direktur Utama PT Jaya Real Property, Yohannes Hengky Wijaya mengatakan, anggaran untuk membangun kembali Pasar Senen yang dulu sempat terbakar cukup besar.

“Investasi ya kira-kira Rp900 miliar, pembiayaan dari sewa dari para pedagang ada asuransi karena waktu itu terbakar,” kata Hengky di lokasi.

Ia menjelaskan, desaian dari Pasar Senen blok 1 dan blok 2 seperti halnya gedung yang ada di daerah Sudirman dan Thamrin. Luas lahan yang akan dibangun mencapai 69.600 meter persegi. Nantinya, bangunan terdiri dari enam lantai. “Selesainya pembangunan April 2022,” katanya.

Manager Perencanaan PT Jaya Real Property, Aditya Sasongko mengatakan, Pasar Senen blok 1 dan blok 2 diprioritaskan bagi para pedagang lama yang dulu sempat berjualan di lokasi ini sebelum terbakar.

“Bangunan ini menimbang untuk para pedagang yang kemarin jadi korban kebakaran. Sehingga kami menyiapkan kios atau tempat usaha dengan jumlah yang sedikit lebih banyak 2.069 kios,” katanya.

Dalam konsepnya, lanjut dia, nantinya ditingkatkan sistem keamanannya. Regulasi mengatur bagaimana pencegahan kebakaran sehingga bangunan ini jauh lebih baik dari segi keamanannya.

“Salah satu fitur, di area kami, di sini ada terminal, stasiun, halte, dan rencana LRT. Ini semua sudah kami persiapkan, dan yang terdekat, dari halte Transjakarta ada jembatan yang akan langsung masuk ke dalam bangunan sehingga akses akan lebih mudah,” katanya.

Untuk menghubungkan blok satu dengan yang lainnya, kata dia, akan di pasang jembatan multiguna (skybridge) yang ada kiosnya. Pembagunan tidak dilakukan secara serentak tapi dengan cara bertahap.

“Itu akan menghubungkan dari blok 1 ke blok 6, berarti sampai ke terminal bus. Jadi transportasinya akan sangat lengkap. Dan bahwa area ini akan menjadi moda transportasi umum yang terbesar di Jakarta,” katanya.