DUNIA
Ibu Hamil Kembar & Anak-Anaknya Tewas Dibom Israel
AKTUALITAS.ID – Serangan yang terus terjadi di Jalur Gaza kembali menambah jumlah korban jiwa, meski klaim gencatan senjata masih berlaku. Dalam insiden terbaru, belasan warga dilaporkan tewas, termasuk seorang ibu yang sedang mengandung.
Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan sedikitnya 17 warga Palestina meninggal dunia dalam serangkaian serangan terbaru hingga Sabtu (25/4/2026). Dari jumlah tersebut, sebagian besar terjadi dalam kurun waktu 24 jam terakhir.
Selain korban jiwa, puluhan warga lainnya dilaporkan mengalami luka-luka akibat serangan yang terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Khan Younis dan Gaza utara.
Di kawasan Khan Younis, serangan yang menyasar kendaraan di wilayah Mawasi menyebabkan korban jiwa dan luka-luka. Sementara di Gaza utara, serangan yang mengenai permukiman warga juga menambah daftar korban sipil.
Salah satu insiden yang menjadi sorotan adalah meninggalnya seorang ibu yang sedang mengandung, bersama anak-anaknya. Peristiwa ini menambah keprihatinan atas meningkatnya dampak konflik terhadap warga sipil.
Sejumlah korban dilaporkan masih berada di bawah reruntuhan, sementara tim penyelamat menghadapi kendala akses akibat situasi keamanan yang belum kondusif.
Pihak otoritas kesehatan setempat memperingatkan bahwa jumlah korban sebenarnya berpotensi lebih tinggi, mengingat banyak wilayah yang belum dapat dijangkau secara maksimal.
Di sisi lain, kondisi kemanusiaan di Gaza terus memburuk. Pasokan bantuan, termasuk makanan dan kebutuhan medis, dilaporkan belum mencukupi kebutuhan penduduk yang terdampak.
Data terbaru menunjukkan distribusi bantuan masih berada di bawah target yang disepakati dalam kerangka gencatan senjata, sehingga memperparah situasi bagi jutaan warga yang bergantung pada bantuan.
Selain itu, kerusakan infrastruktur yang meluas serta keterbatasan fasilitas kesehatan turut meningkatkan risiko krisis kesehatan di wilayah tersebut.
Meski upaya diplomasi terus dilakukan, kondisi di lapangan menunjukkan bahwa situasi di Gaza masih jauh dari stabil. Meningkatnya korban sipil dan terbatasnya akses bantuan menjadi tantangan besar bagi upaya kemanusiaan di kawasan tersebut. (Mun)
-
JABODETABEK12/09/2026 06:30 WIBSIM Keliling Jakarta Buka 5 Lokasi Sabtu Ini
-
DUNIA11/09/2026 21:00 WIBAS-Rusia-China Ribut Soal Sanksi Iran di PBB
-
NASIONAL11/09/2026 21:30 WIBPFI Jakarta Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang
-
NUSANTARA11/09/2026 20:30 WIBDukung Komunitas Catatan Kilometer Jurnalis, Bupati OKU Siap Kenalkan Wisata di OKU
-
JABODETABEK11/09/2026 22:00 WIBBogor Kerahkan Semua Cara Padamkan Api TPAS Galuga
-
NUSANTARA12/09/2026 07:30 WIB352 Siswa Lombok Tengah Diduga Keracunan MBG
-
DUNIA12/09/2026 00:00 WIBAmerika Kocar-kacir, Jet Tempur F-15 AS Hancur Lebur Dihantam Rudal Iran
-
OASE12/09/2026 05:00 WIBIni Pesan Keras Ali bin Abi Thalib Sebelum Meninggal Dunia

















