POLITIK
Ratna Dewi: Jurnalis Muda Jadi Harapan Baru Kawal Integritas Pemilu 2029
AKTUALITAS.ID – Anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Ratna Dewi Pettalolo mengatakan keterlibatan jurnalis muda dan mahasiswa dalam ajang Festival Etik 2026 dinilai menjadi sinyal positif bagi masa depan demokrasi Indonesia. Pasalnya, peserta muda yang mengikuti festival tersebut dapat menjadi modal penting untuk memperkuat kualitas Pemilu 2029 melalui pengawasan publik yang lebih aktif dan kreatif.
“Sebagai pimpinan kami mengapresiasi kegiatan festival etik ini. Ini ide baru ya, yang selama DKPP berdiri baru kali ini dilaksanakan dalam rangka menyambut 14 tahun kehadiran DKPP sebagai bagian dari penyelenggara pemilu di Indonesia,” kata Ratna Dewi, di Jakarta, Kamis (11/6/2026).
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, Namun bagian dari upaya memperluas partisipasi publik dalam menjaga kualitas demokrasi. Karena DKPP memiliki tanggung jawab moral untuk tetap hadir mengawal etika penyelenggaraan pemilu, termasuk pada masa ketika tahapan pemilu belum berlangsung.
“Pemilu yang kita harapkan, pemilu yang jujur dan adil itu bisa kita wujudkan secara bersama-sama,” ujarnya.
Selain itu, kata Ratna, tingginya partisipasi generasi muda dalam Festival Etik menunjukkan meningkatnya kesadaran terhadap pentingnya pengawasan pemilu. Ia berharap keterlibatan tersebut terus berlanjut hingga Pemilu 2029.
“Dan saya kira ini satu hal yang sangat baik, sangat positif, dan kita punya harapan ke depan Pemilu 2029 akan lebih baik dengan keterlibatan anak-anak muda yang kreatif, dan peduli bagaimana mereka ikut memantau, mengawasi, dan nanti kalau menggunakan hak pilihnya di 2029,” tuturnya.
Dirinya menambahkan, generasi muda memiliki peran strategis dalam mendorong penyelenggaraan pemilu yang berintegritas. Partisipasi mereka dibutuhkan untuk mengawasi berbagai persoalan yang masih kerap muncul, mulai dari praktik politik uang, penyalahgunaan kewenangan hingga potensi manipulasi suara.
Tak hanya itu, dirinya menegaskan, Festival Etik dirancang untuk melibatkan lebih banyak elemen masyarakat dalam menjaga kedaulatan rakyat. Karena pengawalan terhadap demokrasi tidak berhenti setelah pemungutan suara selesai, melainkan harus terus dilakukan hingga pemerintahan hasil pemilu terbentuk.
“Intinya, kegiatan ini ingin melibatkan banyak pihak untuk memastikan daulat rakyat itu benar-benar kita jaga, bukan hanya saat proses pemilu itu dilakukan, tapi bagaimana sampai ketika pemerintahan itu terbentuk, daulat rakyat itu tetap menjadi hal yang dikedepankan,” katanya.
Sebagai informasi, Festival Etik 2026 merupakan lomba video kreatif dan lomba karya tulis jurnalistik. yang digelar DKPP dalam rangka menyambut hari ulang tahun lembaga tersebut yang ke-14 pada 12 Juni 2026. Kegiatan ini diikuti 217 peserta dari kalangan jurnalis profesional maupun mahasiswa, terdiri atas 130 peserta lomba video kreatif dan 87 peserta lomba karya tulis jurnalistik.
-
JABODETABEK10/06/2026 23:00 WIBMantan Karyawan Gugat PT PetroChina International Jabung ke PHI
-
JABODETABEK11/06/2026 14:30 WIBKorban Dugaan Pemerasan Rp350 Juta oleh Oknum Pengacara Tempuh Jalur Hukum
-
NUSANTARA11/06/2026 12:00 WIBTNI AL Berhasil Gagalkan Dua Kapal Pengangkut Logam Tanah Jarang Ilegal di Batam
-
JABODETABEK11/06/2026 08:30 WIBBMKG Prediksi Jakarta Alami Kemarau Lebih Panjang
-
RAGAM11/06/2026 09:47 WIBElara Skin Perkenalkan Inovasi EXO3 Technology untuk Perawatan Kulit Sehari Hari
-
OASE11/06/2026 05:00 WIB8 Ayat Al-Qur’an Tentang Kesehatan yang Jarang Disadari Umat Islam
-
NASIONAL11/06/2026 07:00 WIBVirus Ebola Makin Meluas, DPR Minta RI Siaga Penuh
-
JABODETABEK11/06/2026 07:30 WIBPedagang Sate Tersungkur Dikeroyok Dua Preman di Jakarta
















