Berita
Polisi Hong Kong Desak Demonstrasi Damai
mendesak warga untuk berdemonstrasi secara damai
Kepala kepolisian Hong Kong Chris Tang mendesak warga untuk berdemonstrasi secara damai. Anjuran itu muncul ketika demonstran merencanakan aksi besar pada Minggu (8/12).
“Kami berharap warga kami dapat menunjukkan kepada seluruh dunia (bahwa) orang-orang Hong Kong mampu mengadakan rapat umum berskala besar secara tertib dan damai,” kata kepala polisi yang baru diangkat tersebut.
Polisi telah memberikan lampu hijau yang langka untuk demonstrasi pada Minggu nanti. Aksi besar yang diselenggarakan oleh Front Hak Asasi Manusia Sipil disebut sebagai pawai jutaan kuat di musim panas. Pawai Ahad nanti akan menjadi tolok ukur utama dari dukungan gerakan pro-demokrasi menyusul kemenangannya dalam pemilihan lokal.
“Kami mendesak penyelenggara untuk membantu polisi menjaga ketertiban,” kata Tang.
Tang pun akan melakukan kunjungan kehormatan ke Beijing untuk bertemu dengan para pejabat senior dari kementerian keamanan publik. Dia diperkirakan akan kembali ke Hong Kong pada Minggu.
Sebelum melakukan aksi besar, pengunjuk rasa merencanakan unjuk rasa yang lebih kecil terhadap penggunaan gas air mata oleh polisi pada Jumat. Mereka menyatakan penggunaan berlebihan gas air mata dapat membahayakan orang yang tidak bersalah. Polisi mengatakan penggunaan kekuatan untuk mendorong pengunjuk rasa telah dikurangi.
Kerusuhan di Hong Kong adalah tantangan populer terbesar bagi Presiden China Xi Jinping sejak berkuasa pada 2012. Bekas koloni Inggris itu telah dihantam oleh enam bulan protes pro-demokrasi yang dipicu oleh undang-undang ekstradisi yang sudah dibatalkan.
Aksi yang bermula damai terus berjalan ke arah lebih keras. Hingga pada beberapa pekan lalu terjadi pengepungan di universitas oleh polisi untuk menahan para pemrotes.
Setelah pemilihan dewan distrik pekan lalu, pengepungan mulai dihilangkan. Hong Kong pun menikmati masa yang relatif tenang sejak itu. “Ketika warga memiliki kesempatan untuk beristirahat, kami berharap orang-orang yang kejam akan benar-benar berhenti terlibat dalam kegiatan ilegal,” ujar Tang.
-
PAPUA TENGAH24/02/2026 19:10 WIBSengketa Kapiraya, Pemkab Mimika Fokus Susun Peta Hak Ulayat
-
PAPUA TENGAH24/02/2026 19:46 WIBPasca Temuan Penjualan Ilegal, DPRK Mimika Desak Evaluasi Pendistribusian Minyakkita
-
OTOTEK24/02/2026 19:00 WIBUji Tabrak ANCAP, SUV Denza B8 dari BYD Dapat Lima Bintang
-
POLITIK24/02/2026 20:30 WIBBanyak Suara Terbuang Bila Ambang Batas Parlemen Naik
-
NUSANTARA24/02/2026 20:00 WIBBripda MS Sampaikan Permintaan Maaf Kepada Keluarga Korban
-
RAGAM24/02/2026 23:00 WIBChristine Hakim Menangis Ceritakan Perannya di Film
-
EKBIS24/02/2026 19:30 WIBBawang Merah Brebes Tembus Pasar Internasional
-
OLAHRAGA24/02/2026 21:30 WIBWakil Indonesia Hadapi Laga Berat di Ajang All England 2026

















