POLITIK
PPI: Cak Imin Lebih Mudah Jadi Capres Ketimbang Cawapres
AKTUALITAS.ID – Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno, menilai Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) lebih layak maju sebagai capres di Pilpres 2029. Menurut Adi, ada tiga keuntungan besar bagi Cak Imin dan PKB jika maju sebagai calon presiden.
“Meski elektabilitas Cak Imin jauh dari Prabowo, setidaknya ada tiga keuntungan. Pertama, efek coattail di Pileg, terbukti di 2024 suara PKB naik. Kedua, insentif untuk maju di pemilu 2034. Ketiga, meningkatkan marwah politik PKB dan Cak Imin,” ujar Adi, Minggu (12/4/2026).
Adi menilai PKB sudah berada di jalur tepat dengan target mencalonkan Cak Imin sebagai capres. Apalagi, presidential threshold telah dihapus sesuai putusan MK, sehingga peluang lebih terbuka.
“Basis pemilih PKB adalah NU, ormas Islam terbesar di Indonesia. Itu modal besar,” tambahnya.
Adi menegaskan Cak Imin lebih mudah menjadi capres ketimbang cawapres. Menurutnya, jika PKB hanya menargetkan posisi cawapres, partai akan stagnan.
“Kalau target cawapres, PKB jalan di tempat. Saingannya banyak. Rumit,” jelasnya.
Adi juga menyebut PKB tidak perlu takut kalah jika mengusung Cak Imin. “Sekalipun kalah, pasti diajak koalisi sama pemenang. Buktinya Pilpres 2024, meski kalah, beliau tetap menjabat menko,” ujarnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum PKB Hanif Dhakiri menegaskan target partai adalah menjadikan Gus Muhaimin sebagai Presiden atau Wakil Presiden RI pada 2029. (Bowo/Mun)
-
FOTO27/05/2026 22:23 WIBFOTO: Ketum AHY Kurban Sapi Limosin untuk Masyarakat Indonesia
-
RAGAM28/05/2026 06:30 WIBCatat! Pemotongan Hewan Kurban Ada Batas Akhirnya
-
NASIONAL28/05/2026 06:00 WIBDPR Akui Putusan MK Perkuat Keterwakilan Perempuan
-
NASIONAL28/05/2026 14:30 WIBPolemik Kurban Presiden Rp100 Miliar, Akademisi: APBN Bukan untuk Ibadah Personal
-
OASE28/05/2026 05:00 WIBAlam Nasroh Jadi Penenang di Tengah Kesulitan
-
JABODETABEK28/05/2026 05:30 WIBBMKG: Jakarta Cerah di Hari Cuti Bersama
-
JABODETABEK28/05/2026 09:30 WIBJakarta Siaga Banjir Rob Hingga Awal Juni 2026
-
DUNIA28/05/2026 08:00 WIBIran Tegaskan Tak Akan Diam Usai Serangan AS

















