Connect with us

JABODETABEK

Pria Bogor Culik Balita 3 Tahun Demi Ngamen

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Warga Desa Bojong, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, digegerkan dengan dugaan upaya penculikan terhadap seorang anak perempuan berusia tiga tahun. Seorang pria yang diduga hendak membawa balita tersebut berhasil diamankan warga sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak kepolisian.

Kapolsek Tenjo Iptu Hendrik Hartono membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, pelaku telah diamankan dan saat ini kasusnya masih dalam proses penyelidikan.

“Betul, itu sudah kita amankan pelakunya kemarin,” ujar Hendrik, Jumat (11/7/2026).

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (10/7/2026) malam. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, polisi memperoleh keterangan bahwa pria tersebut diduga berniat membawa anak itu untuk dijadikan pengamen. Dugaan ini masih didalami dan belum menjadi kesimpulan akhir penyidikan.

BACA JUGA  Ceburkan Bayi 7 Bulan ke Kolam Renang di Cengkareng, Seorang Ibu Diduga Depresi

“Kalau hasil interogasi semalam, diduga pelaku ini mau membawa anak itu untuk dijadikan pengamen,” ungkap Hendrik.

Dari keterangan sejumlah saksi, pria tersebut disebut telah menggendong korban dan diduga hendak membawanya pergi. Aksi itu kemudian diketahui warga yang langsung mengamankan pria tersebut sebelum situasi berkembang lebih jauh.

Hingga kini, penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi, memeriksa terduga pelaku, serta menelusuri motif dan rangkaian peristiwa yang sebenarnya.

Karena perkara ini berkaitan dengan dugaan tindak pidana terhadap anak, penanganannya kemudian dilimpahkan kepada penyidik Satuan Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Satres PPA-PPO) Polres Bogor.

“Semalam juga saya koordinasi dengan Satuan Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Bogor, langsung dikirim ke sana,” jelas Hendrik.

BACA JUGA  Pria 23 Tahun Ditangkap Warga di Bogor karena Mencuri Motor

Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyimpulkan perkara sebelum proses penyidikan selesai. Dugaan motif maupun keterlibatan pihak lain masih menjadi bagian dari pendalaman penyidik.

Kasus ini kembali menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap anak-anak, terutama di ruang publik, serta pentingnya segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan terhadap keselamatan anak. (Irawan/Mun)

TRENDING