Berita
ILUNI UI Berharap Indonesia Bisa Jembatani Penylesaian Kasus Uighur
Pihak Tiongkok tidak perlu menutup diri
AKTUALITAS.ID – Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) menyampaikan keprihatinannya terhadap situasi hak asasi manusia (HAM) yang diderita etnis Uighur di Xinjiang, China. ILUNI UI berharap pemerintah Indonesia bisa menjembatani penyelesaian menyelesaikan masalah dugaan pelanggaran HAM di Daerah Otonomi Uighur Xinjiang (XUAR)
“Meskipun Pemerintah China telah mengundang pengamat internasional, termasuk tokoh-tokoh Indonesia untuk mengunjungi wilayah itu, kunjungan mereka dikontrol dan dipantau dengan ketat, dan dengan demikian faktanya tetap tidak jelas,” kata Ketua Umum ILUNI UI Andre Rahadian, Sabtu (21/12).
Andre meminta semua pihak untuk menghormati nilai-nilai HAM. China pun selaku salah satu negara sahabat Indonesia, perlu memberikan informasi transparan kepada masyarakat internasional tentang kebijakannya di XUAR. China juga perlu mengizinkan pengamat independen, termasuk utusan khusus PBB, untuk mengunjungi wilayah tersebut dan memahami situasi nyata di XUAR.
“Ini untuk menghindari kesimpangsiuran informasi. Jika tidak ada yang disembunyikan, tentunya Pihak Tiongkok tidak perlu menutup diri,” ujarnya.
Pemerintah Indonesia, menurut Andre, dapat bertindak secara aktif sebagai “pembangun jembatan” dan “pembuat perdamaian” untuk memperbaiki situasi di XUAR. Untuk melakukannya, Indonesia harus mengoptimalkan posisinya sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB dan sebagai anggota Dewan HAM PBB.
Andre juga mendukung Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia untuk melakukan komunikasi konstruktif, melalui langkah-langkah diplomasi lunak untuk mengingatkan China, dalam persoalan penegakan hak asasi manusia pada komunitas Uighur di Xinjiang.
“Kementerian Luar Negeri RI dapat memberikan saran kepada pemerintah Tiongkok bahwa persoalan HAM di Xinjiang layaknya diselesaikan melalui mekanisme dialog damai dari hati ke hati atas semua stakeholder yang terlibat,” ujarnya.
-
POLITIK17/02/2026 06:00 WIBBamsoet Desak Penataan Ulang Sistem Politik untuk Cegah Korup
-
JABODETABEK17/02/2026 13:30 WIBTiga Pencuri Batik Tulis Rp1,3 Miliar di JCC Senayan Ditangkap Polisi
-
NUSANTARA17/02/2026 08:30 WIBPaman dan Bibi di Surabaya Diduga Aniaya Balita
-
NASIONAL17/02/2026 14:00 WIBKPK Minta Lapor Dewas soal Dugaan Penyidik Minta Rp 10 M Kasus RPTKA
-
NASIONAL17/02/2026 09:00 WIBSekjen Golkar: Revisi UU KPK Bukan Hanya Inisiatif DPR
-
RIAU17/02/2026 16:00 WIBJelang Imlek dan Ramadan, Dishub Bengkalis Siagakan Lima Armada Roro untuk Layani Lonjakan Arus
-
NASIONAL17/02/2026 13:00 WIBPDIP Tolak Pengiriman Pasukan ke Gaza tanpa PBB
-
PAPUA TENGAH17/02/2026 19:15 WIBPatroli Humanis Operasi Damai Cartenz 2026 Perkuat Rasa Aman Warga Sinak

















