Berita
Manfaat “Brainstorming” Pada Dunia Pendidikan
Brainstorming ialah sistem pembelajaran yang diterapkan menggunakan cara berdiskusi untuk menyelesaikan keadaan yang sulit atau untuk menemukan suatu gagasan, pengetahuan, pendapatan, informasi, dan pengalaman dari peserta didik. Pada sistem ini, peserta diskusi diberi kebebasan dalam mengemukakan pendapatnya tanpa ada reaksi. Semua pendapat itu akan ditampung dan akan dianalisis serta dievaluasi. Dengan adanya sistem ini dapat […]
Brainstorming ialah sistem pembelajaran yang diterapkan menggunakan cara berdiskusi untuk menyelesaikan keadaan yang sulit atau untuk menemukan suatu gagasan, pengetahuan, pendapatan, informasi, dan pengalaman dari peserta didik.
Pada sistem ini, peserta diskusi diberi kebebasan dalam mengemukakan pendapatnya tanpa ada reaksi. Semua pendapat itu akan ditampung dan akan dianalisis serta dievaluasi. Dengan adanya sistem ini dapat timbul inspirasi-inspirasi yang unik dan menarik.
Metode brainstorming dipopulerkan oleh Alex Faickney Osborn pada dasawarsa 1940 an dalam bukunya Applied Imagination. Menurut Osborn, kelompok dapat menggandakan hasil kreatifnya dengan brainstorming, dimana brainstorming bekerja dengan cara focus pada masalah selanjutnya dengan bebas bermunculan sebanyak mungkin solusi dan mengembangkannya sejauh mungkin.
Dalam brainstorming ada pula manfaatnya, yaitu:
- Membantu mengasah daya berpikir kritis.
- Peserta didik lebih percaya diri.
- Melatih peserta didik agar menghargai pendapat orang lain.
- Melatih peserta didik berfikir secara kreatif
Itulah penjelasan tentang manfaat brainstorming pada dunia pendidikan. Brainstorming merupakan satu di antara ratusan metode belajar yang bisa dipraktikkan untuk menungkatkan kualitas peserta didik.
Mungkin saja ada beberapa peserta didik akan mengalami kesulitan untuk menyesuaikan metode ini karena belum terbiasa. Dengan begitu pendidik harus mengarahkannya agar semua peserta didik tanpa terkecuali bisa membiasakan diri untuk mengutarakan pendapat untuk memecahkan masalah.
Penulis : Dea Susi Nuraini, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Fakultas Ilmu Pendidikan, Program Studi PGSD (Pendidikan Guru Sekolah Dasar)
Disclaimer: WargaNet merupakan wadah bagi pembaca Aktualitas.id untuk berbagi informasi mengenai beragam hal. Kami juga melakukan penyeleksian pengiriman informasi oleh WargaNet kepada Aktualitas.id . Kami juga berhak menayangkan berbagai kiriman anda baik dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke email : redaksi@aktualitas.id dengan subjek WargaNet
-
NASIONAL25/08/2026 13:00 WIBBank Mandiri Kena Serbu Netizen usai Bekukan Rekening Rp80,9 Juta
-
DUNIA25/08/2026 12:00 WIBNetanyahu Diduga Sengaja Panaskan Gaza Demi Tunda Pemilu
-
NASIONAL25/08/2026 17:00 WIBMK Didesak Tegaskan Batas Masa Jabatan Kapolri
-
NUSANTARA25/08/2026 19:00 WIBGempa Flores 1992 Lebih Mematikan dari 2026
-
NASIONAL25/08/2026 14:00 WIBBNPB: NTT Diguncang 6.409 Gempa Susulan
-
RIAU25/08/2026 15:30 WIBTitik Api Pelalawan Turun 50%
-
DUNIA25/08/2026 15:00 WIBInggris Buka Akses Teknologi Rudal ke Ukraina
-
NUSANTARA25/08/2026 20:00 WIBRatusan Hektare Tahura Arjuno Hangus Dilalap Api