Berita
Menteri Sofyan Sebut Tahun 2024 Seluruh Tanah di Pulau Jawa Bersertifikat
AKTUALITAS.ID – Menteri Agraria dan Tata Ruang dan Badan Pertanahan Nasional atau ATR/BPN, Sofyan Djalil menjelaskan bahwa di Daerah Istimewa Yogyakarta ada 2,4 juta bidang tanah. Dari jumlah tersebut, 90 persennya diklaim sudah bersertifikat, sedangkan sisanya ditargetkan akan bersertifikat di tahun ini. “Untuk DIY, saat ini yang sudah terdaftar 90 persen. Tinggal 10 persen lagi […]
AKTUALITAS.ID – Menteri Agraria dan Tata Ruang dan Badan Pertanahan Nasional atau ATR/BPN, Sofyan Djalil menjelaskan bahwa di Daerah Istimewa Yogyakarta ada 2,4 juta bidang tanah. Dari jumlah tersebut, 90 persennya diklaim sudah bersertifikat, sedangkan sisanya ditargetkan akan bersertifikat di tahun ini.
“Untuk DIY, saat ini yang sudah terdaftar 90 persen. Tinggal 10 persen lagi belum didaftarkan. Kita targetnya tahun 2020 selesai. Kalau belum selesai ya kita selesaikan tahun depan,” ujar Sofyan, saat menghadiri acara penyerahan 3218 sertifikat tanah kepada masyarakat DIY.
Penyerahan sertifikat tanah ini dilakukan langsung oleh Presiden Joko Widodo di Taman Budaya, Kabupaten Kulon Progo, Jumat lalu, (31/1/2020).
Sementara itu, untuk wilayah Pulau Jawa, Sofyan menargetkan, akan rampung proses penyertifikatan bidang tanahnya pada 2024 mendatang. Sedangkan untuk seluruh Indonesia, ia menargetkan seluruh bidang tanah akan didaftarkan di pada 2025.
“Kami targetkan seluruh bidang tanah di Indonesia, terdaftarkan di tahun 2025. Targetnya terdaftarkan ya. Termasuk, sertifikat tanahnya,” urai Sofyan.
Sofyan mengklaim, di masa pemerintahan Jokowi, proses penyertifikatan bidang tanah terus dilakukan pembenahan. Jika sebelumnya, BPN hanya mampu mengeluarkan 500 ribu sertifikat tanah selama setahun, di era Jokowi disebutnya mengalami peningkatan pesat.
“Tahun 2017, pemerintah telah menerbitkan 5,2 juta sertifikat tanah. Kemudian di tahun 2018, sebanyak 9,3 juta sertifikat tanah. Tahun 2019, sebanyak 11,2 juta sertifikat tanah. Tahun ini, kita menargetkan akan menerbitkan sertifikat tanah sebesar 11 juta bidang,” tutur Sofyan.
-
PAPUA TENGAH14/02/2026 16:50 WIB5 Pelajar Pelaku Perampokan Kios di Mimika Ditangkap Tim BABAT
-
PAPUA TENGAH14/02/2026 19:15 WIBPerpanjangan Masa Jabatan, 133 Kepala Kampung di Mimika Bakal Dievaluasi
-
JABODETABEK14/02/2026 10:30 WIBKurir Narkoba di Cakung Diciduk, Polisi Amankan Ratusan Gram Sabu
-
NUSANTARA14/02/2026 11:30 WIBLiburan Berujung Duka, Pria Asal China Ditemukan Tak Bernyawa di Nusa Dua Bali
-
NASIONAL14/02/2026 13:00 WIBMensos Desak Wali Kota Denpasar Cabut Pernyataan soal Penonaktifan PBI BPJS
-
POLITIK14/02/2026 14:00 WIBGolkar Tegaskan Tak Ada Perbedaan Tajam Bahlil dan Purbaya soal Lifting Migas
-
RAGAM14/02/2026 14:30 WIBJangan Buru-buru Cairkan! Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan Ternyata Berbunga Majemuk
-
NUSANTARA14/02/2026 17:00 WIBTekan Pencemaran, Sungai Cisadane Dituangkan Ecoenzym

















