Berita
Tekan Penularan Corona, Iran Bebaskan Sementara 85 Ribu Napi
Pemerintah Iran memutuskan membebaskan sementara 85 ribu narapidana dari seluruh penjara untuk menekan penyebaran virus corona. Pernyataan tersebut disampaikan oleh juru bicara lembaga peradilan Iran, Gholamhossein Esmaili, seperti dikutip kantor berita setempat, Tasnim, dan dilansir CNN, Selasa (17/3/2020). Iran juga untuk sementara meniadakan salat Jumat serta menutup parlemen. Meski begitu, kebijakan tersebut dinilai belum efektif […]
Pemerintah Iran memutuskan membebaskan sementara 85 ribu narapidana dari seluruh penjara untuk menekan penyebaran virus corona.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh juru bicara lembaga peradilan Iran, Gholamhossein Esmaili, seperti dikutip kantor berita setempat, Tasnim, dan dilansir CNN, Selasa (17/3/2020).
Iran juga untuk sementara meniadakan salat Jumat serta menutup parlemen.
Meski begitu, kebijakan tersebut dinilai belum efektif karena jumlah kasus infeksi dan korban meninggal terus meningkat. Menurut Kemenkes Iran, banyak pasien baru menampakkan gejala Covid-19 beberapa hari setelah terinfeksi.
Sampai saat ini kasus virus corona di Iran terbanyak berada di Provinsi Teheran. Disusul Isfahan, Mazandaran, Khorasan Razavi, dan Kota Qom.
Kota Qom adalah tempat di mana kasus pertama infeksi virus corona di Iran terjadi.
-
FOTO17/03/2026 12:09 WIBFOTO: Menaker Yassierli Lepas Mudik Gratis 1.545 Pekerja United Tractors
-
JABODETABEK17/03/2026 18:18 WIBMenaker Yassierli Lepas Mudik Grup United Tractors, 1.545 Peserta Diberangkatkan
-
PAPUA TENGAH16/03/2026 22:30 WIBDrama Adu Penalti di Wania Imipi: Persipani Depak Persemi, Segel Tiket Final Liga 4
-
RAGAM16/03/2026 22:00 WIBKiat Jaga Pendengaran Agar Fungsinya Tetap Baik
-
JABODETABEK16/03/2026 23:00 WIBKonvoi Remaja Tamansari, Polisi Sita Senjata Tajam dan Kembang Api
-
NASIONAL17/03/2026 11:00 WIBNasDem: Kebijakan WFH PNS Harus Terukur
-
OLAHRAGA16/03/2026 23:30 WIBAtlet BMX Indonesia Berhasil Meraih Medali Emas ASEAN BMX Racing Cup
-
EKBIS17/03/2026 00:01 WIBPurbaya: APBN Masih Kuat Serap Kenaikan Harga Minyak Global

















