Berita
Ditengah Pandemi Corona, Sandiaga Ajak Masyarakat Saling Berbagi
AKTUALITAS.ID – Pengusaha nasional Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan beberapa bulan ke depan akan menjadi bulan yang berat bagi masyarakat Indonesia. Aktivitas ekonomi, utamanya UMKM akan terpukul dengan kondisi ini. Namun Sandi mengingatkan bahwa masyarakat Indonesia punya modal besar untuk bisa keluar dari situasi sulit. Saling berbagi adalah di antara kunci untuk keluar dari masalah. “Kami […]
AKTUALITAS.ID – Pengusaha nasional Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan beberapa bulan ke depan akan menjadi bulan yang berat bagi masyarakat Indonesia. Aktivitas ekonomi, utamanya UMKM akan terpukul dengan kondisi ini.
Namun Sandi mengingatkan bahwa masyarakat Indonesia punya modal besar untuk bisa keluar dari situasi sulit. Saling berbagi adalah di antara kunci untuk keluar dari masalah.
“Kami mengapresiasi program Sinergi Untuk Berbagi dari Lazis Catur Bakti.Ini program bagus yang ingin menjadi jembatan kebutuhan masyarakat urban dan masyarakat desa yang sama-sama menjadi korban terdampak wabah Covid-19,” kata Sandiaga dikutip Antara, Senin (13/4/2020).
Sementara itu, Ketua Lazis Catur Bakti Gusrie Effendi mengatakan, pandemi Covid-19 tidak hanya memiliki dampak pada masyarakat yang hidup di perkotaan tetapi juga masyarakat desa. “Dalam kajian internal Lazis Catur Bakti, bahwa pandemi Covid-19 bukan hanya berimbas kepada masyarakat kota yang menjadi pusat pandemi, tapi juga masyarakat desa yang jauh dari pusat penyebaran virus,” ujar Gusrie.
Para petani di desa kesulitan dalam menjual hasil tanaman. Selain karena daya beli masyarakat turun, pasar juga tutup. Hotel-hotel, restoran, dan rumah makan yang selama ini membeli hasil pertanian juga tutup.
“Jika kondisi ini dibiarkan, jelas akan membahayakan masyarakat. Di satu sisi asupan bergizi masyarakat urban berkurang. Padahal pada saat wabah seperti ini, tubuh manusia perlu mendapat asupan bergizi untuk menjaga vitalitasnya. Sementara pada sisi lain, masyarakat desa pun terancam kehidupan ekonominya,” tambah dia.
Hasil tanaman petani desa bukan hanya tidak dibeli, tapi juga akan membusuk dan terbuang percuma jika kondisi itu dibiarkan. Lazis bentukan Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KBPII) itu sepakat untuk bekerja sama dengan koperasi petani dalam menyelamatkan masyarakat kota dan masyarakat desa sebagai imbas pandemi Covid-19.
-
RIAU19/07/2026 13:30 WIBRiau Bhayangkara Run 2026 Jadi Ajang Sport Tourism dan Kampanye Pelestarian Lingkungan
-
POLITIK19/07/2026 18:00 WIBAtribut PSI Lebih Banyak daripada Kader Partai
-
RAGAM19/07/2026 14:40 WIBSeluruh Pantai Selatan Jawa Berada di atas Zona Subduksi Megathrust Aktif
-
POLITIK19/07/2026 14:10 WIBPSI Tidak akan Besar, Tetap akan Jadi Partai Gurem
-
NUSANTARA19/07/2026 19:00 WIBKejuaraan Karate Piala Kapolda Sumsel 2026 Digelar, Cik Ujang Dorong Lahirnya Atlet Muda
-
NASIONAL19/07/2026 13:00 WIBKemenhaj: Praktik Manipulasi Haji Khusus Harus Diakhiri
-
RAGAM19/07/2026 12:30 WIBThe Lancet: Wanita Usia 35-49 Tahun Terancam Sulit Punya Anak
-
RIAU19/07/2026 17:00 WIBCabuli Bocah 12 Tahun, Polisi Ciduk Pria Bejat di Riau