Berita
Agar Tersangka Tak Melarikan Diri, Wakil Ketua KPK Sebut Sedang Evaluasi Bidang Penindakan
AKTUALITAS.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjawab kritikan sejumlah kalangan yang menyebut bahwa KPK saat ini tak lagi disegani. Sebab, banyak tersangka yang melarikan diri. Setidaknya, sudah ada 5 tersangka yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Terakhir, yakni Samin Tan atas kasus terminasi Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) PT Asmin Koalindo Tuhup (PT […]
AKTUALITAS.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjawab kritikan sejumlah kalangan yang menyebut bahwa KPK saat ini tak lagi disegani. Sebab, banyak tersangka yang melarikan diri.
Setidaknya, sudah ada 5 tersangka yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Terakhir, yakni Samin Tan atas kasus terminasi Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) PT Asmin Koalindo Tuhup (PT AKT) di Kementerian ESDM.
Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango mengatakan, pihaknya saat ini sedang mengevaluasi praktik bidang penindakan agar tidak ada lagi tersangka yang melarikan diri. Salah satu yang sedang dipertimbangkan, yakni dengan menangkap tersangka sebelum statusnya diumumkan ke publik.
“Ini yang akan coba kami evaluasi dan benahi, dengan memulai model, saat pengumuman tersangka, tersangka sudah ditangkap terlebih dahulu. Saat diumumkan statusnya, langsung dimulai dengan tindakan penahanan. Ini model yang mulai coba dilakukan untuk meminimalisir banyaknya tersangka yang melarikan diri dan ujungnya di DPO,” kata Nawawi kepada awak media melaui pesan singkat, Jumat, (8/5/2020).
Nawawi menjelaskan, dari lima orang yang masuk DPO, hanya caleg PDIP, Harun Masiku yang melarikan diri ketika proses operasi tangkap tangan (OTT). Adapun empat orang lainnya melarikan diri setelah status tersangkanya diumumkan kepada publik.
Menurut Nawawi, jeda waktu antara pengumuman status tersangka hingga pemanggilan itu menjadi celah para tersangka untuk melarikan diri. “Itu yang menjadi ruang bagi tersangka untuk melarikan diri. Jadi praktik seperti itu yang potensi memberi ruang para tersangka melarikan diri,” katanya.
Karena itu, Nawawi memastikan, pihaknya terus memburu lima tersangka yang telah berstatus buronan tersebut. Berbagai upaya pun tengah dikerahkan KPK saat ini.
“Kalau soal keseriusan menangkap para buron, kami sangat-sangat serius. Tapi peroalannya bukan hanya pada tataran it.
-
POLITIK14/02/2026 06:00 WIBPRIMA Apresiasi Stimulus Ekonomi Pemerintah Jelang Ramadan 2026
-
PAPUA TENGAH14/02/2026 16:50 WIB5 Pelajar Pelaku Perampokan Kios di Mimika Ditangkap Tim BABAT
-
JABODETABEK14/02/2026 10:30 WIBKurir Narkoba di Cakung Diciduk, Polisi Amankan Ratusan Gram Sabu
-
POLITIK14/02/2026 14:00 WIBGolkar Tegaskan Tak Ada Perbedaan Tajam Bahlil dan Purbaya soal Lifting Migas
-
PAPUA TENGAH14/02/2026 19:15 WIBPerpanjangan Masa Jabatan, 133 Kepala Kampung di Mimika Bakal Dievaluasi
-
NUSANTARA14/02/2026 11:30 WIBLiburan Berujung Duka, Pria Asal China Ditemukan Tak Bernyawa di Nusa Dua Bali
-
JABODETABEK14/02/2026 05:30 WIBBMKG: Jabodetabek Waspada Hujan dan Petir Sabtu 14 Februari 2026
-
NASIONAL14/02/2026 13:00 WIBMensos Desak Wali Kota Denpasar Cabut Pernyataan soal Penonaktifan PBI BPJS

















