Berita
WHO Janji Gelar Penyelidikan Mandiri Dalam Penanganan Corona
Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus, berjanji akan melakukan penyelidikan mandiri terkait tanggapan lembaga tersebut dalam menangani virus corona jika kondisinya dinilai sudah tepat. Pernyataan tersebut disampaikan menanggapi resolusi yang diajukan sejumlah negara Afrika, Eropa dan lainnya untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penanganan pandemi virus corona. “Dalam kerangka tersebut, kami menampung resolusi […]
Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus, berjanji akan melakukan penyelidikan mandiri terkait tanggapan lembaga tersebut dalam menangani virus corona jika kondisinya dinilai sudah tepat.
Pernyataan tersebut disampaikan menanggapi resolusi yang diajukan sejumlah negara Afrika, Eropa dan lainnya untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penanganan pandemi virus corona.
“Dalam kerangka tersebut, kami menampung resolusi yang diajukan sebelum majelis ini, yang meminta diadakan evaluasi secara mandiri, menyeluruh dan berimbang,” kata Tedros dalam forum sidang Majelis Kesehatan Dunia (WHA) di Swiss, seperti dilansir Associated Press, Selasa (19/5).
“Supaya benar-benar menyeluruh, maka evaluasi seperti itu harus didukung oleh seluruh pihak dengan niat baik. Jadi saya akan melakukan evaluasi mandiri dalam waktu yang tepat untuk menilai pengalaman dan pelajaran yang bisa diambil, dan membuat usulan untuk memperbaiki kesiapan menghadapi situasi wabah secara nasional dan pandemi secara global,” ujar Tedros.
Tedros menyatakan Komisi Pemantau dan Penasihat Independen WHO sudah menerbitkan laporan soal penanganan pandemi virus corona setebal 11 halaman. Di dalamnya berisi rekomendasi terhadap sekretariat dan para negara anggota.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres, mengajak seluruh negara di dunia untuk bersatu menghadapi pandemi virus corona.
Dalam jumpa pers di Gedung Putih, Washington D.C., Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mencibir kebijakan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam menghadapi pandemi virus corona, dan menuduh lembaga itu hanya menjadi boneka China.
Trump juga menolak berpidato di depan forum Majelis Kesehatan Dunia (WHA) secara telekonferensi pada Senin (18/5) kemarin.
“Nanti saya akan memberikan pernyataan kepada mereka (WHO). Saya pikir pekerjaan mereka sangat payah dalam beberapa waktu,” kata Trump dalam jumpa pers.
“AS menyumbang US$450 juta per tahun kepada mereka. China menyumbang US$38 juta setiap tahun. Dan mereka adalah boneka China. Mereka China-sentris. Mereka memberi kami saran yang sangat buruk. Mereka selalu salah dan malah berada di samping China,” kata Trump.
Trump juga kembali menyatakan China harus bertanggung jawab atas pandemi virus corona.
“China harus bertanggung jawab atas perbuatan mereka. Mereka sangat menyakiti dunia, dan menyakiti diri mereka sendiri, tetapi mereka sangat menyakiti dunia. Ya mereka harus bertanggung jawab,” ujar Trump.
Trump mengklaim pemerintahannya mempunyai bukti bahwa virus corona adalah hasil rekayasa di laboratorium Institut Virologi Wuhan, China. Namun, China berkali-kali membantah dugaan tersebut.
Menurut penelitian ilmiah, virus tersebut menular dari hewan kepada manusia.
-
NASIONAL25/08/2026 11:00 WIBPrabowo Perintahkan Usut 4 Korporasi di Kalbar
-
DUNIA25/08/2026 12:00 WIBNetanyahu Diduga Sengaja Panaskan Gaza Demi Tunda Pemilu
-
NASIONAL25/08/2026 13:00 WIBBank Mandiri Kena Serbu Netizen usai Bekukan Rekening Rp80,9 Juta
-
NASIONAL25/08/2026 09:00 WIBBMKG Ungkap Asap Karhutla Kalimantan Bisa Menembus Negara Tetangga
-
NASIONAL25/08/2026 04:00 WIBDKPP Jatuhkan Sanksi Etik ke Bawaslu Intan Jaya
-
NASIONAL25/08/2026 17:00 WIBMK Didesak Tegaskan Batas Masa Jabatan Kapolri
-
NUSANTARA25/08/2026 19:00 WIBGempa Flores 1992 Lebih Mematikan dari 2026
-
NASIONAL25/08/2026 14:00 WIBBNPB: NTT Diguncang 6.409 Gempa Susulan