Connect with us

Berita

Gubernur Herman Deru Pimpin Rakor PSBB Tahap II Kota Palembang

AKTUALITAS.ID – Gubernur Sumsel H Herman Deru hadir langsung memimpin rapat koordinasi dan sosialisasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Tahap II di Kota Palembang yang berlangsung di Rumah Dinas Walikota Palembang, Jum’at (5/6/2020). “Sore ini kita baru saja selesai rapat koordinasi dalam menghadapi PSBB Kota Palembang Tahap II. Semua unsur diundang tidak hanya TNI dan […]

Aktualitas.id -

AKTUALITAS.ID – Gubernur Sumsel H Herman Deru hadir langsung memimpin rapat koordinasi dan sosialisasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Tahap II di Kota Palembang yang berlangsung di Rumah Dinas Walikota Palembang, Jum’at (5/6/2020).

“Sore ini kita baru saja selesai rapat koordinasi dalam menghadapi PSBB Kota Palembang Tahap II. Semua unsur diundang tidak hanya TNI dan Polri juga berbagai organisasi dan para ahli Epidemiologi” ungkap Herman Deru saat wawancara bersama awak media, dalam realesnya yang diterima aktualitas.id, Sabtu (6/6/2020).

Dijelaskan HD, semua pihak yang terkait dalam kondisi yang sangat serius saat ini menegakan PSBB sesuai aturan yang sudah tertuang dalam Perwali. Di PSBB pertama 1.750 personil TNI dan Polri ditambah lagi Satpol PP dan lainnya diturunkan.

“Salah satu keberhasilan PSBB pertama yaitu tingkat kontak terkonfirmasi positif Covid-19 dari 14 sebelum PSBB menjadi 6 setelah PSBB, ini salah satu keberhasilannya,” ujarnya.

Dengan demikian penyebaran Covid-19 khususnya di Kota Palembang sudah sangat minim dan ada penurunan. “Ini survei dari FK Unsri. Untuk itu, saya mengapresiasi sekali kinerja Gugus Tugas Kota Palembang,” kata HD.

HD menambahkan, dilanjukannya PSBB Kota Palembang bukan karena kondisi yang masih mengkhawatirkan, namun untuk lebih mengingatkan lagi dan memperdalam edukasi kepada masyarakat.

“Saya harapkan juga melalui peran media agar tidak berhenti memberikan edukasi ke masyarakat,” imbuhnya.

Di PSBB tahap ke dua ini orientasinya adalah tatanan menyongsong new normal. “Saya mengapresiasi warga kota palembang yg menyambut ini dengan kedewasaan artinya tidak menimbulkan tindakan gegabah,” ucap HD.

“Jadi, ini bukan kelonggaran, protokol kesehatan tetap harus di tegakkan. Sehingga TNI dan Polri bukan untuk menakut-nakuti masyarakat tetapi justru untuk mengawasi guna meningkatkan kesadaran masyarakat, ditambahkan HD.

Dia juga mengatakan bahwa diberbagai masjid besar di Kota Palembang sudah melaksanakan sholat Jum’at dan protokol kesehatan juga diikuti dengan sendirinya oleh masyarakat.

Hal lain yang akan dilakukan yaitu mengoptimalkan informasi angka kesembuhan, karena selama ini khusus untuk kesembuhan Kasus Positif OTG data susah didapat karena banyak yang melaksanakan isolasi mandiri.

Untuk itu, petugas kesehatan untuk melakukan penyisiran agar tingkat kesembuhan terinformasi dengan jelas khususnya yang melakukan isolasi mandiri dan hal ini akan semakin memperbaiki data kita nantinya,” pungkasnya.

Hadir pada rakor tersebut Liaison Officer Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 RI untuk Sumsel Brigjend (Pur) Antoni Simamora, Walikota Palembang Harnojoyo, Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda, para Kepala OPD dilingkungan Pemprov Sumsel, Forkopimda Kota Palembang dan para kepala OPD dilingkungan Pemkot Palembang.

TRENDING

Exit mobile version