Berita
Usai Pilpres Belarus Berakhir Rusuh, Capres Melarikan Diri ke Lithuania
Calon presiden penantang Presiden Belarus Svetlana Tikhanovskaya melarikan diri ke Lithuania setelah pemilu berakhir ricuh. Tikhanovskaya melarikan diri menyusul bentrokan di malam kedua dalam unjuk rasa menolak hasil pilpres pada Senin (10/8) malam. Menteri Luar Negeri Lithuania Linas Linkevicius mengatakan wanita 37 tahun itu saat ini dalam kondisi aman. “Dia tampaknya merasakan tekanan dan tidak […]
Calon presiden penantang Presiden Belarus Svetlana Tikhanovskaya melarikan diri ke Lithuania setelah pemilu berakhir ricuh.
Tikhanovskaya melarikan diri menyusul bentrokan di malam kedua dalam unjuk rasa menolak hasil pilpres pada Senin (10/8) malam.
Menteri Luar Negeri Lithuania Linas Linkevicius mengatakan wanita 37 tahun itu saat ini dalam kondisi aman.
“Dia tampaknya merasakan tekanan dan tidak punya banyak pilihan selain meninggalkan negara itu,” kata Linas Linkevicius seperti dikutip dari AFP.
Lithuania merupakan anggota Uni Eropa dan NATO, dan sama-sama pernah menjadi bagian dari Uni Soviet, memiliki sejarah memberikan perlindungan kepada tokoh oposisi Belarus dan Rusia.
Tikhanovskaya mengklaim menang melawan Presiden Alexander Lukashenko. Petahana memenangi pemilu Belarus yang digelar pada Minggu (9/8) dengan perolehan angka tajam.
Alexander Lukashenko diketahui meraih 80 persen dari total suara, sementara pemimpin oposisi yang merupakan mantan guru Bahasa Inggris itu hanya mendapat 9,9 persen suara.
Kemenangan ini menjadi yang keenam berturut-turut bagi Lukashenko, yang telah berkuasa sejak 1994.
Tikhanouskaya sendiri memutuskan maju setelah suaminya, seorang penulis blog yang anti pemerintah dan telah berniat mencalonkan diri dalam pemilu itu, dipenjara.
Ribuan orang turun ke jalan ibu kota Minsk, mereka menuduh Lukashenko mencurangi pemungutan suara. Sedikitnya satu orang tewas dalam bentrokan antara polisi dengan pengunjuk rasa pada Senin malam.
Polisi dilaporkan menggunakan peluru karet, granat kejut dan gas air mata tetapi para demonstran melawan balik dengan melempari batu dan kembang api serta membuat barikade darurat.
-
NUSANTARA16/08/2026 19:00 WIBKorban Jiwa Gempa NTT Bertambah Jadi 51
-
EKBIS16/08/2026 13:00 WIBPromo Merdeka! BBM Pertamina Diskon Rp450/Liter
-
DUNIA16/08/2026 18:00 WIBChina Mulai Tekan AS di Pasar Chip Memori
-
OASE16/08/2026 05:00 WIBAl-Qur’an Bongkar Dahsyatnya Gempa
-
NASIONAL16/08/2026 06:00 WIBEddy Soeparno Puji Pidato Prabowo Soal Ekonomi Karbon
-
NASIONAL16/08/2026 11:00 WIBBenda Militer Jatuh Hantam Mobil Warga, TNI AU Minta Maaf dan Langsung Tanggung Jawab
-
NASIONAL16/08/2026 10:00 WIBNasDem: Perbaiki SDM & Anggaran MBG
-
DUNIA16/08/2026 12:00 WIBBlackout Serempak Guncang 4 Negara